KabarMakassar.com — Bayi berusia satu bulan meninggal usai mendapatkan perawatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar pada Selasa, 19 Juli 2022 lalu.
Bayi laki-laki bernama Danendra tersebut mendapatkan perawatan selama lima hari dan meninggal usai disuntikkan obat oleh salah satu perawat.
Diketahui bayi berusia satu bulan tersebut sebelumnya dirawat di Puskesmas Desa Tamanyeleng dengan keluhan penyakit usus turun dan kemudian dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Sang bayi juga memiliki riwayat kejang dan demam sebelum dirawat di rumah sakit.
Sementara itu, Humas RSUP Wahidin Sudirohusodo, Aulia Yamin membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menyebut rumah sakit melakukan investigasi sehari setelah kejadian meninggalnya bayi berusia satu bulan.
Pihaknya menegaskan, manajemen rumah sakit melibatkan semua unsur yang terkait dalam investigasi untuk mengetahui pasti penyebab meninggalnya bayi yang secara tiba-tiba.
"Iya, jadi sehari setelah kejadian, besoknya langsung dilakukan investigasi dengan melibatkan semua yang terkait," ungkapnya, Jumat (22/07)
Santer dikabarkan, meninggalnya bayi Danendra diduga akibat kelalaian petugas kesehatan yang salah memberikan obat. Menanggapi hal tersebut, Aulia Yamin menegaskan pihaknya belum dapat menjelaskan perihal tersebut.
"Masih dalam investigasi, sampai saat ini masih berlangsung," pungkasnya.
Diketahui, pihak RSUP Wahidin telah melakukan investigasi kejadian tersebut sejak Rabu, 20 Juli 2022 hingga hari ini, Jumat, 22 Juli 2022.
Sebelumnya, bayi berusia satu bulan tersebut dijadwalkan untuk mendapatkan tindakan operasi. Namun karena kondisinya yang tidak memungkinkan, jadwal operasi ditunda.













