KabarMakassar.com — Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian Universitas Bosowa (Unibos) menyelenggarakan kuliah umum bersama Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung pada Kamis (11/12) di Gedung Balai Sidang 45 Unibos. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa pertambangan Unibos serta jajaran dosen yang hadir untuk menyimak materi secara langsung.
Direktur Akademik Unibos, Dr. Burhan, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan dengan menyampaikan harapan besar agar lulusan Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian dapat melanjutkan studi ke jenjang magister maupun doktor.
Ia menekankan bahwa Unibos membutuhkan lebih banyak lulusan terbaik yang nantinya dapat kembali mengabdi sebagai dosen, serta memastikan bahwa Yayasan Aksa Mahmud memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang ingin menempuh studi lanjut.
Kuliah umum ini menghadirkan jajaran pimpinan dan akademisi FTTM ITB, antara lain Dekan FTTM ITB Prof. Dr. Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., IPU, Kaprodi S2/S3 Teknik Geofisika Dr. Warsa, S.Si., M.T., Kaprodi S2/S3 Teknik Metalurgi Prof. Ir. Siti Khodijah, M.T., Ph.D., serta Kaprodi S2 Teknik Geotermal Heru Berian Pratama, S.T., M.T., Ph.D.
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pengenalan mengenai profil FTTM ITB serta informasi lengkap tentang peluang studi lanjut di berbagai program pascasarjana, mulai dari Teknik Geofisika, Teknik Metalurgi, hingga Teknik Geotermal.
Pemaparan juga mencakup gambaran kurikulum, arah riset, potensi kerja sama akademik, serta kesempatan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengembangan energi maupun kebumian.
Mahasiswa Unibos menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang membahas persiapan akademik, peluang riset, dan potensi karier setelah melanjutkan studi di program magister maupun doktoral.
Interaksi ini menjadi pengalaman berharga yang memperluas pemahaman mahasiswa mengenai jalur pendidikan lanjutan di salah satu fakultas teknik terkemuka di Indonesia.
Melalui kuliah umum ini, Universitas Bosowa menegaskan komitmennya memperkuat jejaring akademik dan membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk meraih pendidikan tingkat lanjut.
Kolaborasi dengan FTTM ITB diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya akademik, serta melahirkan lulusan pertambangan yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.













