Indeks
News  

Appi Tinjau SPPG Paccerakkang, Pusat MBG Biringkanaya-Tamalanrea

Appi Tinjau SPPG Paccerakkang, Pusat MBG Biringkanaya-Tamalanrea
Wali Kota Makassar Munafri Arifudin saat Meninjau SPPG di Paccerakkang, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satunya dengan meninjau gedung di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, yang direncanakan menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (20/08).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Sekretaris Daerah Andi Zulkifly Nanda, langsung meninjau kondisi gedung yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Rombongan disambut Camat Biringkanaya Juliaman dan sejumlah lurah setempat.

Appi menuturkan, SPPG ini nantinya akan berfungsi sebagai dapur induk dan pusat distribusi menu bergizi untuk ribuan siswa sekolah dasar di wilayah Biringkanaya dan Tamalanrea. Lokasi Paccerakkang dipilih karena strategis, berada di jalur perbatasan serta dekat dengan klaster sekolah.

“Jika gedung ini dinilai layak, maka akan dijadikan pusat pelayanan pemenuhan gizi. Dari sini, makanan bergizi akan diproduksi dan disalurkan ke sekolah-sekolah di sekitarnya,” kata Appi.

Menurutnya, keberadaan SPPG akan mempercepat rantai distribusi makanan, sekaligus memastikan standar gizi dan higienitas tetap terjaga.

Gedung yang ditinjau merupakan aset Pemkot Makassar dengan halaman depan yang lapang, berhadapan dengan taman bermain, serta akses jalan yang memadai untuk kendaraan distribusi. Kondisi tersebut dianggap mendukung untuk dijadikan sentra pelayanan MBG.

“Apalagi sekitar sini ada beberapa sekolah, jadi sangat strategis untuk supply menu MBG,” lanjut Appi.

Tokoh pendidikan Andi Syahrum yang ikut hadir menilai langkah ini sebagai wujud nyata kesiapan Makassar dalam menyambut program prioritas Presiden.

“SPPG ini bukan hanya soal dapur besar, tapi simbol komitmen pemerintah kota dalam memastikan anak-anak kita mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Pemkot Makassar sedang menyiapkan pondasi agar program nasional ini berjalan optimal,” tegasnya.

Ke depan, tantangan yang harus diantisipasi adalah skema distribusi harian ribuan paket makanan. Dibutuhkan manajemen logistik yang efisien, tenaga pengelola yang terlatih, serta pengawasan ketat agar kualitas gizi sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan.

Pemkot Makassar juga membuka opsi untuk menambah SPPG di kawasan barat dan selatan kota agar distribusi MBG bisa lebih merata.

Appi memastikan, peninjauan ini merupakan bagian dari proses finalisasi sebelum gedung dioperasikan. “Kami akan segera berkoordinasi dengan penyelenggara MBG. Targetnya, SPPG di Paccerakkang bisa difungsikan sebelum tahun ajaran baru dimulai,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version