kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Sebut MBG Dongkrak Ekonomi Makassar

Appi Sebut MBG Dongkrak Ekonomi Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat Membuka SPPG Manggala 03 (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi lokal, khususnya di pasar tradisional.

Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggala 03 di Jalan Antang Raya, Jumat (10/04).

Menurutnya, kebutuhan bahan pangan untuk dapur MBG telah menciptakan efek langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami melihat langsung bagaimana bahan makanan diserap dari pasar lokal. Ini menciptakan efek ekonomi yang sangat baik bagi masyarakat,” ujar Appi.

Ia menegaskan, program MBG menjadi instrumen strategis yang mampu menjawab beberapa persoalan sekaligus, mulai dari pemenuhan gizi hingga penguatan ekonomi kerakyatan. Program tersebut juga disebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk memperhatikan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia,” katanya.

Appi kemudian menjelaskan, keberadaan dapur MBG melalui SPPG turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, terutama pedagang pasar, karena tingginya kebutuhan bahan pangan yang disuplai secara rutin.

“Efek dominonya besar, bukan hanya pada gizi, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam meningkatkan aktivitas ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mendorong penguatan ekosistem pangan melalui konsep urban farming dan integrasi sektor peternakan, termasuk penyediaan telur untuk kebutuhan dapur MBG.

“Ruang sempit bisa dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan gizi, bahkan sampai skala rumah tangga,” ungkapnya.

Saat ini, implementasi SPPG di Makassar tercatat telah mencapai 104 unit yang tersebar di berbagai wilayah. Program MBG menyasar kelompok luas, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

Appi menekankan pentingnya pengelolaan yang sesuai standar agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Saya yakin sistemnya sudah dikaji matang, tinggal dijalankan secara konsisten sesuai aturan,” tegasnya.

Ia berharap kehadiran SPPG Manggala 03 semakin memperkuat distribusi layanan gizi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga memberi manfaat besar bagi masyarakat,” tukasnya.

error: Content is protected !!