kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Minta Pesta Rakyat di Panakukang Libatkan Warga dan UMKM

Appi Minta Pesta Rakyat di Panakukang Libatkan Warga dan UMKM
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat Memberikan Sambutan di Pesta Rakyat Panakukang (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri pesta rakyat yang digelar Pemerintah Kecamatan Panakkukang di Lapangan Sepak Bola AURI, Kelurahan Karampuang, Senin (31/8) malam.

Pesta rakyat tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Makassar dan dilaksanakan secara bergilir di 15 kecamatan.

Munafri mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, bukan hanya melalui program pemerintahan, tetapi juga dengan melibatkan warga dalam berbagai kegiatan.

Ia pun meminta seluruh kecamatan agar setiap kegiatan pemerintah dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

“Saya meminta agar pelaksana kegiatan untuk melibatkan masyarakat dan UMKM yang ada di tempat ini. Lebih bagus dibuat di Kecamatan Panakkukang juga supaya ekonomi tetap terus berputar di kecamatan ini,” kata Munafri.

Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Makassar mendorong agar belanja pemerintah memberikan manfaat lebih besar bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM.

“Kita mencoba membentuk struktur APBD bagaimana belanja pegawai ini kita maksimalkan, 50 persen belanja itu belanja lokal. Dari 50 persen belanja lokal itu, lebih dari 40 persennya kita akan belanja untuk UMKM,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu juga mengingatkan agar pesta rakyat benar-benar dikemas sebagai ruang hiburan dan interaksi masyarakat. Ia bahkan meminta agar suasana kegiatan tidak terlalu formal dengan dominasi sambutan dan pidato.

“Ini pesta rakyat, sehingga harus dilaksanakan dengan sukacita,” katanya.

Ia menyarankan agar rangkaian acara lebih banyak memberikan ruang kepada masyarakat untuk menikmati pertunjukan seni dan hiburan.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menekankan karakteristik Kecamatan Panakkukang yang dinilai memiliki posisi strategis dalam perputaran ekonomi Kota Makassar.

Selain memiliki jumlah penduduk yang relatif besar dan berbatasan dengan sejumlah kecamatan, kawasan Panakkukang juga menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi karena terdapat pusat perbelanjaan dan pasar.

Di sisi lain, Panakkukang juga dinilai memiliki kekuatan dalam keberagaman budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Munafri menyebut keberadaan Kampung Budaya dan komunitas masyarakat lainnya menjadi gambaran bagaimana asimilasi budaya dapat tumbuh secara baik.

“Kegiatan kebudayaan sangat erat karena di sini ada Kampung Budaya. Di sini juga terjadi asimilasi budaya yang sangat baik,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat di Kecamatan Panakkukang telah menunjukkan bagaimana keberagaman dapat dirawat melalui sikap saling menghormati dan menjaga toleransi.

“Ini menjadi salah satu contoh kecamatan yang benar-benar membangun nilai toleransi yang sangat baik. Mereka tumbuh bersama, tumbuh dengan baik, menjaga keragaman,” sebutnya.

Appi mengatakan, kondisi tersebut turut menjadi bagian dari perjalanan Kota Makassar dalam meningkatkan posisi sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi yang baik di Indonesia.

Selain ekonomi dan toleransi, Munafri turut mengingatkan masyarakat mengenai komitmen Pemkot Makassar menjadikan kota sebagai wilayah yang bersih, indah, dan sehat.

Dia menegaskan, pemerintah tidak ingin mewariskan lingkungan yang kotor kepada generasi mendatang.

“Program pemerintah hari ini benar-benar ingin melihat Kota Makassar ini menjadi kota yang bersih, kota yang indah, kota yang sehat,” tegasnya.

Karena itu, seluruh kekuatan pemerintah kota akan diarahkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota.

Munafri juga kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah, khususnya dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah.

“Kita mengambil peran hari ini untuk mewariskan kepada generasi yang akan datang, bukan kota yang jorok dan kota yang kotor,” tuturnya.

“Tentu, juga atas kesadaran masyarakat yang tidak henti-hentinya kita berikan sosialisasi agar supaya bisa melakukan pemilahan sampah di tempatnya masing-masing,” sambung Appi.

Di hadapan warga Panakkukang, Munafri juga mengingatkan kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di Kota Makassar.

“Kita berada dalam musim kemarau yang panjang. Menurut BMKG, hujan ini akan datang di akhir-akhir bulan Oktober, masuk sedikit lagi ke bulan November,” pungkasnya.