KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi kepada Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang memilih Kota Makassar sebagai lokasi pelaksanaan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) APINDO XXXV Tahun 2026.
Apresiasi itu disampaikan Munafri saat memberikan sambutan dalam seremoni penutupan Rakerkornas APINDO XXXV yang dikemas dalam Farewell Dinner, Selasa (4/8/2026) malam. Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, izinkan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya, karena pada tahun 2026 ini, Kota Makassar dipilih menjadi kota tempat pelaksanaan Rakerkornas ke-35 APINDO,” ujar Munafri.
Munafri menggaris bawahi, kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia selama beberapa hari di Makassar ikut memberikan dampak bagi masyarakat dan perekonomian kota.
Ia berharap peserta Rakerkornas yang datang dari 36 DPP Apindo se-Indonesia tidak hanya membawa pulang cerita dan kenangan, tetapi juga membawa produk UMKM Makassar sebagai oleh-oleh.
“Kami berharap bisa membawa pulang oleh-oleh yang dihasilkan para pelaku UMKM yang ada di kota ini,” katanya.
Munafri mengatakan Pemkot Makassar terus memberikan dukungan terhadap berbagai event yang digelar di kota ini. Ia menguraikan Makassar setiap bulan menjadi tujuan lebih dari 10.000 orang yang datang untuk berbagai kegiatan.
Mulai dari kegiatan pemerintahan, olahraga, festival hingga agenda MICE, seluruhnya dinilai ikut menggerakkan ekonomi kota. Karena itu, Makassar terus menyiapkan infrastruktur pendukung untuk memperkuat posisinya sebagai hub Indonesia Timur.
“Kita sebagai hub di Indonesia Timur tentu akan membangun berbagai macam infrastruktur pendukung guna bisa menghadirkan hospitality yang baik untuk menyambut para tamu-tamu yang akan datang,” jelasnya.
Munafri juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan Rakerkornas terdapat kemacetan maupun hal-hal yang kurang berkenan. Ia menyebut, kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika Makassar yang terus tumbuh.
Sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, Munafri berharap semakin banyak organisasi maupun dunia usaha memilih Makassar sebagai lokasi pelaksanaan berbagai event.
Ia bahkan berharap Rakerkornas APINDO yang ke-XXXV menjadi awal bagi lebih banyak kegiatan APINDO yang digelar di Kota Makassar.
“Sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, kami berharap saudara-saudara kita yang ingin melaksanakan berbagai macam event juga menjadikan Makassar menjadi salah satu pilihan yang terbaik dalam rangka penyelenggaraan event,” tuturnya.
Tak hanya event, Munafri juga berharap pertemuan para pelaku usaha dalam Rakerkornas dapat berlanjut melalui kegiatan business matching yang membuka peluang investasi baru. Tidak hanya berada di Makassar, tetapi juga di berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki beragam potensi sumber daya alam.
“Dengan kegiatan ini kami berharap ada business matching yang bisa terjadi di Kota Makassar ini yang memberikan peluang investasi bukan hanya di Makassar, tapi di daerah Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Munafri menyelipkan candaan soal kuliner Makassar yang dikenal enak dan beragam serta tersedia hampir sepanjang waktu. Ia kemudian menyebut sederet waktu makan yang tersedia di Makassar, mulai dari makanan pagi, siang, sore, malam, tengah malam hingga makanan subuh.
“Kalau ada satu syarat yang tidak boleh dilanggar di Kota Makassar, yaitu dilarang diet,” tukasnya.













