kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Appi Kagumi Riset Doktor Wina soal Komunikasi Sepak Bola, Dorong Sport Science

Appi Kagumi Riset Doktor Wina soal Komunikasi Sepak Bola, Dorong Sport Science
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat Sambutan di Promosi Doktor Andi Widya Warsa Syadzwina (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), memberikan apresiasi tinggi kepada Andi Widya Warsa Syadzwina (Wina) yang resmi meraih gelar Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin (Unhas).

Dalam sidang promosi terbuka yang digelar di Aula Prof. Dr. Fachruddin, Sekolah Pascasarjana Unhas, Kamis (30/10).

Appi menyebut riset disertasi Wina tentang manajemen komunikasi dalam industri sepak bola Indonesia sebagai sumbangan penting bagi pembenahan tata kelola sepak bola nasional.

Lebih lanjut Ia mengatakan, kehadiran akademisi seperti Wina menjadi bukti bahwa dunia sepak bola kini menuntut pendekatan ilmiah dan komunikasi strategis untuk bisa berkembang lebih profesional.

“ Apa yang Wina tulis dan teliti ini harus disalurkan ke orang dan tempat yang tepat agar menjadi referensi bagi pengelolaan sepak bola Indonesia,” kata Appi dalam sambutannya.

Menurutnya, penelitian Wina dapat menjadi peta ilmiah baru dalam memahami bagaimana komunikasi antarpemangku kepentingan mulai dari manajemen liga, klub, hingga suporter harus dijalankan secara terbuka dan profesional.

“Sepak bola tidak akan pernah habis dibahas. Dari komunikasinya bisa dikaji, dari teknikal, hukum, sampai kesehatan. Dunia sepak bola adalah cerita yang tidak pernah selesai, dan disertasi seperti ini memberi warna baru,” ujarnya.

Appi juga menyoroti pentingnya sport science (ilmu olahraga terapan) untuk menjadi bagian integral dari dunia akademik. Ia mendorong Universitas Hasanuddin agar semakin cepat mengembangkan kajian sport science sebagai disiplin yang relevan dengan perkembangan industri olahraga modern.

“Saya sangat setuju dengan pandangan para profesor bahwa sport kini telah bergeser ke arah sport science. Ini menjadi kewajiban kita, terutama universitas, untuk mengkaji lebih cepat dan mengaplikasikannya,” kata Appi.

Ia pun mencontohkan sejumlah perempuan tangguh yang kini terlibat aktif dalam dunia sepak bola nasional, seperti Ratu Tisha, serta beberapa sosok lain yang tengah menempuh pendidikan sport science di luar negeri.

“Perempuan-perempuan ini melihat sepak bola dari sudut pandang yang berbeda, dan itu sangat saya apresiasi. Termasuk Wina, yang sudah menunjukkan kapasitas luar biasa baik di lapangan maupun di dunia akademik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Appi juga menyinggung perjalanan panjang kebersamaannya dengan Wina sejak memimpin klub PSM Makassar. Ia menyebut Wina sebagai sosok pekerja keras yang tak pernah berhenti belajar dan menantang diri di berbagai peran.

“Saya dulu sengaja memberikan beban bertingkat dari mengurus media, menjadi sekretaris klub, hingga akhirnya manajer. Wina adalah perempuan pertama di Indonesia yang menjadi manajer di tingkat Asia. Itu tidak mungkin kalau tidak ada potensi besar di dalam dirinya,” tutur Appi.

Appi mengaku masih memiliki satu ‘utang’ kepada Wina, yakni menjadikannya CEO klub sepak bola. Ia berharap hal itu bisa segera terwujud seiring berkembangnya potensi industri olahraga di Makassar.

“Mudah-mudahan akan tercapai. Saya punya satu klub di Liga 4, semoga bisa naik, dan bisa jadi laboratorium bagi Wina untuk mengembangkan risetnya,” harapnya.

Appi menyampaikan selamat kepada Wina atas pencapaian akademik yang membanggakan tersebut. Ia menilai disertasi itu bukan hanya kontribusi ilmiah, tapi juga wujud dedikasi seorang perempuan yang mencintai sepak bola dengan cara yang ilmiah dan berintegritas.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Makassar, saya ucapkan selamat atas prestasi luar biasa ini. Insyaallah ilmunya membawa amal dan manfaat bagi dunia olahraga Indonesia,” pungkasnya.

error: Content is protected !!