Indeks
News  

Appi Imbau Warga Hindari Saling Serang di Pemilihan RT/RW

Pemilihan RT/RW Digelar Hari Ini, Masa Sanggah Dibuka Besok
Ilustrasi pemilu RT/RW (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mengimbau seluruh warga agar menjaga suasana damai dan menghindari saling serang menjelang pemilihan RT/RW yang akan digelar serentak pada Rabu (03/12) besok.

Ia menegaskan bahwa pemilihan tingkat dasar ini bukan ruang konflik, melainkan forum untuk menentukan figur yang mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Appi mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan dari sejumlah kecamatan terkait variasi mekanisme pemilihan, termasuk adanya RT yang tidak menggelar pemungutan suara karena warga sepakat mempertahankan ketua RT yang telah menjabat.

Menurutnya, keputusan seperti ini sah dilakukan sepanjang merupakan kesepakatan penuh warga setempat.

“Informasi dari Pak Camat, di RT saya itu tidak ada yang maju. Jadi tidak ada pemilihan karena warga sepakat tetap satu orang yang sekarang. Silakan saja. Kalau memang begitu, ya silakan,” ujarnya, Selasa (02/12).

Ia memastikan akan turun langsung meninjau sejumlah lokasi pemilihan pada hari pelaksanaan untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar dan kondusif.

Menurut Appi, inti dari pemilihan RT/RW bukan hanya memilih sosok, tetapi memastikan struktur tersebut diisi oleh figur yang aktif, komunikatif, dan mampu menjadi jembatan aspirasi warga.

Ia menegaskan bahwa RT/RW adalah titik paling dekat pemerintah dengan masyarakat, sehingga perannya sangat menentukan efektivitas penyaluran program dan intervensi sosial.

“Pemilihan RT/RW ini bukan tempat untuk saling siku-siku, bukan tempat membuka aib satu sama lain. Ini ruang rekonsiliasi, ruang bagi masyarakat untuk menentukan siapa yang menjadi koordinator wilayahnya,” tegasnya.

Appi juga menyoroti pentingnya ketua RT/RW tidak bersikap pasif. Menurutnya, seorang ketua RT/RW harus mampu melihat kondisi riil warganya dan melaporkannya kepada pemerintah agar bantuan dan program tepat sasaran.

“Tidak boleh ada RT/RW yang apatis. Dia harus aktif melihat kondisi masyarakatnya dan memberitahukan kepada kami jika ada warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Di tengah persiapan pemilihan, mencuat informasi mengenai seorang warga yang menggugat Perwali Nomor 20 Tahun 2024 tentang RT/RW ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menanggapi hal tersebut, Appi mengaku belum mengetahui detailnya, namun menegaskan bahwa proses pemilihan tetap berjalan sesuai jadwal.

“Saya belum tahu itu. Nanti saya cek. Tapi walaupun digugat di PTUN, pemilihannya tetap jalan dulu,” ucapnya.

Appi menyadari bahwa dinamika pemilihan dapat menimbulkan potensi gesekan, namun ia berharap seluruh pihak menahan diri dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.

“Namanya pemilihan, riak-riak kecil pasti ada. Tapi saya berharap riak-riak itu bukan untuk kepentingan satu dua orang. Ini untuk kepentingan kita semua,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version