kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Antrean BBM Mengular di Makassar, Mahasiswa UMI Desak Pemerintah Bertindak

Antrean BBM Mengular di Makassar, Mahasiswa UMI Desak Pemerintah Bertindak
Suasana DIdepan Kampus UMI (Foto : Dok. Muhammad Rizqi Korebima KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar memicu aksi mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) mendesak pemerintah segera mengusut penyebab persoalan tersebut dan memastikan distribusi BBM kembali berjalan normal.

Mahasiswa Fakultas Hukum UMI Angkatan 40, Alfaro Rahmat Ferensia Isran, mengatakan aksi tersebut merupakan respons atas keresahan masyarakat akibat antrean panjang BBM yang terjadi di Makassar.

“Tuntutan kami selaku mahasiswa Fakultas Hukum Angkatan 40 UMI kepada pemerintah adalah menyelesaikan apa yang menjadi akar permasalahan antrean panjang di SPBU Kota Makassar. Jika antrean panjang itu disebabkan distribusi atau tata kelola, kami meminta pemerintah melakukan perbaikan,” kata Alfaro saat ditemui di sela aksi, Senin (14/9/2026).

Selain meminta pemerintah mengevaluasi tata kelola distribusi BBM, mahasiswa juga mendesak Pertamina melakukan pembenahan agar pasokan bahan bakar kepada masyarakat tidak kembali terganggu.

Mereka turut meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam distribusi BBM, termasuk dugaan penimbunan maupun praktik mafia BBM.

“Kami meminta kepada Pertamina untuk melakukan perbaikan. Kami juga meminta aparat kepolisian menindaklanjuti apabila ada dugaan mafia BBM maupun penimbunan BBM,” ujarnya.

Menurut Alfaro, aksi mahasiswa dimulai sekitar pukul 15.40 WITA. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait persoalan BBM yang dinilai telah berdampak terhadap masyarakat.

Mahasiswa memastikan aksi serupa berpotensi kembali digelar apabila tuntutan mereka belum mendapat tindak lanjut dari pemerintah maupun pihak terkait.

“Kami akan tetap ada dan jumlahnya akan berlipat ganda. Kami akan terus memperjuangkan aspirasi dan keresahan masyarakat,” tegas Alfaro.

Mahasiswa berharap pemerintah bersama Pertamina dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk mengurai persoalan distribusi BBM serta mencegah antrean panjang kembali terjadi di SPBU Kota Makassar.