KabarMakassar.com – Fenomena angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan menyebabkan tujuh rumah warga rusak di Kecamatan Lau pada Senin (24/11).
Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, memperlihatkan pusaran angin yang bertahan cukup lama di langit Lau, diperkirakan nyaris satu jam hingga memicu kepanikan warga.
Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras dan petir membuat sejumlah rumah di dua desa dan satu kelurahan mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, hingga struktur bangunan. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa.
Menyikapi kejadian tersebut, Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, memimpin langsung tim Polres Maros untuk turun ke lokasi terdampak.
Ia bersama personel Polsek Lau, pemerintah desa dan kelurahan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, melakukan penanganan cepat tak lama setelah peristiwa berlangsung.
“Ini bentuk kehadiran dan kepedulian Polri. Prioritas utama kami memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan awal,” ujar Kompol Ahmad Rosma.
Dari hasil pendataan awal, puting beliung dilaporkan merusak total tujuh rumah di beberapa desa di Kecamatan Lau, dengan kerugian materiil mencakup kerusakan berat pada bagian atap, dinding, serta bagian utama bangunan.
Aparat juga melakukan identifikasi warga yang berpotensi membutuhkan penanganan medis akibat dampak cuaca ekstrem ini.
Kompol Ahmad Rosma menegaskan bahwa kegiatan penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu sigap dalam kondisi darurat.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan logistik dan material perbaikan tersalurkan dengan baik. Kami berharap warga tetap tabah. Kami siap membantu kapan pun masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Respons cepat aparat di lokasi bencana disambut baik warga yang merasa terbantu dengan kehadiran kepolisian dan gotong royong penanganan darurat pasca-puting beliung.
