KabarMakassar.com – Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon tua di Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, tumbang dan menimpa rumah warga bernama Ramli pada Kamis (22/1)
Akibat kejadian tersebut, bagian atap dan struktur bangunan rumah mengalami kerusakan cukup serius.
Merespons laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi material pohon yang menghimpit rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto Andi Patoppoi mengonfirmasi bahwa timnya telah berada di lokasi sejak laporan diterima untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan.
“Kami telah mengerahkan personel TRC ke Desa Palajau untuk menangani pohon tumbang yang menimpa rumah bapak Ramli. Fokus utama tim saat ini adalah membersihkan batang pohon menggunakan gergaji mesin agar beban bangunan berkurang dan tidak terjadi kerusakan yang lebih parah,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Kamis (22/1).
Pihaknya juga memastikan bahwa dalam insiden ini tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil bagi pemilik rumah ditaksir cukup signifikan.
Melihat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di dekat pepohonan besar atau daerah rawan bencana.
“Kami meminta warga untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Jika melihat ada pohon yang kondisinya sudah rapuh dan membahayakan, segera laporkan kepada kami atau pemerintah desa setempat untuk dilakukan pemangkasan sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD bersama warga setempat masih bergotong-royong membersihkan puing-puing bangunan dan material kayu di lokasi kejadian. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan asesmen untuk penyaluran bantuan darurat bagi keluarga terdampak.













