KabarMakassar.com — Kematian anak gajah sumatera bernama Kalistha Lestari atau Tari mengejutkan publik, khususnya para warganet yang selama ini mengikuti kesehariannya melalui media sosial resmi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Tari dikenal sebagai gajah yang sering muncul dalam video dan foto bersama mahout, dan aksinya disaksikan oleh lebih dari 350 ribu pengikut akun resmi TNTN.
Tari mati mendadak di Camp Elephants Flying Squad, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Balai TNTN, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kematian anak gajah berusia dua tahun 10 hari itu terjadi pada Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.
Sehari sebelumnya, Tari dilaporkan dalam kondisi sehat dan aktif. Pagi hari sekitar pukul 07.43 WIB, Tari tampak aktif, bermain seperti biasa, dengan nafsu makan normal, feses baik, serta tanpa tanda kelemasan.
“Hanya intensitas menyusu yang sedikit berkurang. Kondisi sore hari sekitar pukul 17.00 WIB juga tetap stabil tanpa gejala sakit,” demikian tertulis dalam laporan kronologi kematian Tari.
Namun, keesokan paginya, mahout yang bertugas menemukan Tari sudah berbaring tanpa gerakan dan dinyatakan mati. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada luka atau trauma, meski perutnya terlihat sedikit menggembung.
“Untuk memastikan penyebab kematian, tim melakukan tindakan nekropsi atau bedah bangkai dan mengambil sampel organ. Sampel tersebut kemudian akan dikirim ke laboratorium di Bogor untuk analisis lebih lanjut,” jelas isi petikan siaran pers tersebut.
Balai TNTN menyatakan hasil laboratorium akan menjadi dasar ilmiah untuk mengetahui penyebab kematian Tari. Lembaga ini juga menyampaikan apresiasi atas simpati masyarakat yang selama ini peduli pada keberadaan satwa langka tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak terhadap kelestarian gajah Sumatera. Kehilangan Tari menjadi pengingat betapa rentannya satwa langka ini, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam upaya perlindungan dan perawatan gajah di Tesso Nilo,” tulis pernyataan resmi TNTN.














