KabarMakassar.com — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima langsung belasan warga Desa Borongloe yang terdampak aktivitas industri di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA), dalam audiensi di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (16/05).
Warga menyampaikan keluhan mereka atas kerusakan atap rumah akibat aktivitas lingkungan dari perusahaan di kawasan tersebut, khususnya PT Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP) dan PT Hengsheng.
Tokoh masyarakat Borongloe, Amri, menyebutkan bahwa sekitar 200 rumah warga mengalami kerusakan atap akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan.
“Kami melakukan aksi demonstrasi karena kami sudah lelah dijanji-janji perusahaan untuk melakukan perbaikan yang tak kunjung datang,” katanya.
Sehingga dirinya meminta, komitmen Huadi Grup untuk melakukan perbaikan atap rumah warga yang terkena dampak lingkungan.
“Sehingga kami kesini bukan untuk dapat janji lagi, kita minta solusi kapan dikerjakan. Karena sudah banyak rumah warga kemasukan hujan,” katanya.
Sementara Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin siap turun tangan langsung. Mengingat, dirinya melihat, masalah utama antara perusahaan dan masyarakat terdampak adalah komunikasi.
“Saya akan turun sebagai tim verifikasi. Saya juga mengundang perwakilan warga yang terdampak. Karena perusahaan punya keterbatasan, kita akan kerjakan rumah yang paling parah dahulu,” katanya.
Kepala daerah termuda di Sulsel ini berkomitmen, tim verifikasi tersebut mulai berjalan esok hari. Mengingat saat ini, warga membutuhkan tindakan nyata perusahaan.
“Besok sore kita langsung adakan pengecekan langsung di lapangan. Kalau kita temukan rumah yang paling parah, secepatnya perusahaan langsung kerjakan. Karena perusahaan juga sudah berkomitmen di saya untuk memperbaiki,” pungkasnya.















