Indeks

Polisi Kejar 4 Pelaku Pengeroyokan Pemotor di Sudiang Raya dengan Busur

DPRD Soroti Lemahnya Peran Kesbangpol Tangani Konflik Sosial di Makassar
Ilustrasi KabarMakassar

KabarMakassar.com — Polisi buru para pelaku pengeroyokan dengan mengggunakan senjata tajam panah busur terhadap dua orang pengendara sepeda motor di Kecamatan Biringkanaya. Kedua korban kini dirawat di rumah sakit setelah mengalami luka.

Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, AKP Jafar Ahmad mengatakan pihaknya telah mengamankan tiga pelaku pengeroyokan tersebut, masing-masing berinisial AF (16), SU (16), dan AL (19).

Berdasarkan keterangan para pelaku yang diamankan, kata Jafar mereka menyebut ada empat pelaku lain yang turut melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban bernama Zhafwan dan Vincent.

“Penyidik Polsek Biringkanaya itu sudah menetapkan untuk saat ini tiga tersangka. ditambah yang disebut lagi tersangka yang anak ini ada empat, berarti untuk sementara baru tujuh dugaan, tetapi yang sudah dilakukan pemeriksaan baru tiga orang,” kata Jafar kepada wartawan, Sabtu (27/09).

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/09) sekitar pukul 17.30 WITA, di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Kedua korban saat itu berboncengan melewati lokasi kejadian, namun salah satu pelaku yang sedang nongkrong langsung melontarkan panah busur ke arah korban.

Kemudian korban yang merasa takut, langsung menaikan gas motornya untuk mencoba kabur. Naasnya, kedua korban menabrak pagar rumah warga, sehingga para pelaku melakukan pengeroyokan.

“Ada yang dipukul, ada yang ditendang, kemudian ada juga yang menggunakan parang. Cuma kami belum dapat keterangan siapa yang menggunakan parang, karena pelaku yang kami sudah amankan tiga orang ini hanya menjelaskan bahwa dia hanya memukul,” ungkapnya.

Akibat kejadia itu, kata Jafar salah satu korban mengalami luka dibagian bokongnya karena tertancap panah busur, sementara satu korban lainnya diduga mengalami luka sabetan parang.

“Yang satu itu atas nama Vincent kalau tidak salah itu yang kena kepalanya, sedangkan Zhafwan itu yang kena pantatnya itu yang busur,” bebernya.

Meski demikian, kata Jafar pihaknya saat ini telah mengantongi nama-nama terduga pelaku lain. Sementara 3 pelaku telah diamankan untuk proses lebih lanjut.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu anak panah busur yang tertancap di badan korban. Sementara kedua korban, telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

“Ada kami sudah ambil anak busurnya di ambil dirumah sakit, lengket dipantatnya. Untuk sementara ada satu anak busur,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version