KabarMakassar.com — Polisi mengamankan seorang guru ngaji yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap seorang Komika asal Makassar bernama Eky Priyagung.
“Iya sudah (diamankan),” kata Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Arianto kepada wartawan, Rabu (30/04).
Meski pihak kepolisian telah menganankan terduga pelaku, namun Arianto belum dapat menerangkan kronologi kejadian dan jumlah korbannya.
Terpisah, saat dikonfirmasi Eky Priyagung mengatakan bahwa para korban pelecehan seksual tersebut, bermunculan setelah didiknya memposting video monolog terkait shownya nanti.
“Tidak ada niat untuk speak up, sama sekali tidak ingin speak up, tapi saya cerita, saya selipkan kisah trauma di masjid yang hampir ditusbol (sodomi) oleh ustad, terus saya selipkan foto masa kecil saya dan TPA serta akun medos Sudirman tanpa foto pelaku,” kata Eky saat dikonfirmasi awak media.
Setelah dirinya membuat monolog tersebut, Eky mengatakan para korban dari guru ngaji tersebut mulai mengungkapkan hal yang dialaminya. Namun, ada orang meminta agar video itu untuk dihapus. Padahal dirinya tidak pernah menyebut nama masjid, sehingga video tidak dihapus.
“Kemudian DM mulai ramai, banyak sekali dari korban-korban dan saksi yang mengaku sudah tahunan. Karena setiap tahun ada korban dari tahun 2004 tapi masih dugaan,” ungkapnya.
Eky mengaku menjadi korban pelecehan seksual sejak tahun 2009. Namun, kejadian itu tidak pernah ia ceritakan hingga membuat video monolog untuk pertunjukkan standup komedinya, sehingga muncul para korban untuk berbicara.
“Kalau kejadian saya sendiri, terjadi pada tahun 2009. Jadi 16 tahun saya diam,” katanya.
Saat dirinya membuat video monolog tersebut, Eky menyebutkan bahwa jumlah korban yang mengadu sebanyak 40 aduan. Namun, terdata sebagai korban ada 31 orang, tapi yang ingin berbicara ada 19 orang.
“Kasus kekerasan seksual ini unik ya, karena tidak semua korban mau berbicara disebabkan berkaitan dengan psikis, berbeda dengan kasus kriminal murni. Jadi dari 40 aduan yang terdata ada 31 korban tapi yang mengaku sebagai korban sekarang ada 19 orang yang mau berbicara,” jelasnya.
Sementara ini, Eky mengaku dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas PPA Makassar, dan pelaku sudah diamankan di Polrestabes Makassar, dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PPA Makassar, pelakunya juga sudah ditangkap dan sementara dalam proses pemeriksaan. Semua disita (polisi), termasuk barang bukti digital semua ada dan video rekaman,” pungkasnya.













