KabarMakassar.com — Polisi mengamankan seorang pemuda berinisial RZ (21) di Makassar, lantaran menganiaya kekasihnya. Pelaku tega menganiaya karena merasa risih saat korban menagih uang.
Diketahui, aksi penganiaya terhadap korban inisial CC (17) terjadi di kawasan pasar Pamos Cendrawasih, Jalan Opi Daeng Suradju, Kecamatan Mamajang, Kamis (10/07) kemarin.
Peristiwa tersebut juga sempat terekam kamera pengawas CCTV di kawasan itu, tampak pelaku berkaos hitam sedang duduk di atas motornya, lalu korban yang mengenakan kaos putih mendatangi dan mengomeli pelaku dengan kata kasar.
“Mana uangku, mana uangku!,” kata korban dalam video yang beredar, sambil mengekuarkan kata kasar.
Setelah itu, pelaku dan korban terlibat cekcok hingga berujung penganiayaan, sontak warga yang berada di lokasi langsung melerai keduanya.
Namun, pelaku tiba-tiba melemparkan ponselnya ke arah korban dan mengenai bagian mata korban, hingga menyebabkan lebam.
Unit Resmob bersama penjagaan dan Binmas, setelah mendapatkan laporan dari warga langsung mendatangi TKP yang diduga terjadi tindak pidana penganiayaan.
“Kami mengamankan dua orang, korban dengan pelaku,” kata Panit Resmob Polsek Mamajang, Ipda Muhammad Rizal Taha, Jumat (11/07).
Selanjutnya, kata Rizal, kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar untuk penanganan lebih lanjut.
“Untuk sementara kami dari Polsek Mamajang sudah melimpahkan pelaku dan korban ke Polrestabes Makassar,” tambahnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku menganiaya korban lantaran merasa terganggu kerap ditagih oleh korban, uang sebesar Rp2.5 juta selama mereka menjalin hubungan.
“Untuk motifnya setelah kami interogasi, pelaku merasa risih karena selalu didatangi oleh pacarnya atau korban untuk meminta uang,” ujarnya.
Tak hanya itu, Rizal menyebut, pelaku juga mengaku bahwa aksi penganiayaan terhadap korban bukan pertama kali.
“Ada (sering), karena memang masih berbekas (ada luka lebam) di bawah matanya,” terangnya.
Rizal mengatakan pelaku sempat hampir diamuk massa, sebab warga yang melihat dilokasi sempat emosi pada perilaku pelaku.
“Untuk pelaku memang nyaris diamuk massa, cuma kesigapan dari pak Binmas, Resmob dan penjagaan langsung mengamankan dan membawa ke Polsek Mamajang,” pungkasnya.













