KabarMakassar.com — Suwanto Tahir, Kepala Cabang Kantor Pos Indonesia di Takalar, masih terbaring lemah setelah menjadi korban penganiayaan berat oleh bawahannya, Sukrianto Gassing. Korban mengalami luka tikam serta hantaman benda keras berupa palu dan tabung APAR saat insiden pada Jumat malam (28/11).
Direktur Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle, dr. Ruslan, mengungkapkan bahwa korban mendapatkan penanganan cepat begitu tiba di Instalasi Gawat Darurat.
“Betul, korban langsung kami tangani di ruang tindakan UGD. Tim medis membersihkan luka tikam dan melakukan penjahitan sesuai kondisi luka yang diderita. Alhamdulillah, kondisi nyawanya berhasil kami selamatkan,” jelas dr. Ruslan, Minggu (30/11).
Menurutnya, pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 Wita, korban dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar atas permintaan keluarga.
“Pihak keluarga meminta agar korban dirawat di Makassar karena lebih dekat dan memudahkan mereka untuk menjaga dan membesuk,” tambahnya.
Setelah sempat buron selama satu hari, pelaku Sukrianto Gassing akhirnya berhasil ditangkap Tim Resmob Polres Takalar pada Sabtu malam (30/11). Pelaku ditangkap tanpa perlawanan.
Sukrianto digelandang dari posko Resmob menuju ruang penyidikan dengan tangan diborgol dan pengawalan ketat. Suasana haru sempat terjadi ketika sejumlah keluarganya menunggu di luar pagar posko dan menangis saat melihat pelaku dibawa masuk ke kantor polisi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai detail penangkapan maupun perkembangan penyidikan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Unit Tindak Pidana Umum Polres Takalar masih mendalami motif pelaku yang diduga kuat berkaitan dengan perampokan uang Bantuan Langsung Tunai (BLT). Korban ditikam setelah proses pelayanan pencairan BLT untuk warga selesai pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita.
