KabarMakassar.com — Pasar saham Indonesia mencatat sejarah baru. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 8.000 untuk pertama kalinya pada perdagangan Jumat (15/08), bertepatan dengan pidato kenegaraan perdana Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI.
Pada pukul 11.29 WITA, IHSG mencapai 8.017,07, rekor tertinggi sepanjang sejarah pergerakan indeks.
Sebanyak 283 saham naik, 327 turun, 344 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp22 triliun yang melibatkan 27,11 miliar dalam 876.900 kali transaksi.
Lonjakan IHSG hari ini ditopang oleh lima saham dengan transaksi terbesar dan banyak perbankan:
PT Wir Asia Tbk (WIRG) — Saham terafiliasi dengan Zannuba Arifah Chafsoh Rahman (Yenni Wahid), putri Presiden ke-4 RI Gus Dur, yang memiliki 2,4% saham sebelum IPO.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) — Emiten Andalan Grup Sinar Mas yang konsisten menjadi penggerak IHSG.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Bank BUMN terbesar di Indonesia yang terus menarik minat investor.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Salah satu bank pelat merah yang ikut menopang reli indeks.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) — Perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Tanah Air.
Kombinasi euforia pasar atas momentum politik, kinerja positif emiten unggulan, serta transaksi jumbo membuat IHSG melesat ke level psikologis baru ini.












