kabarbursa.com
kabarbursa.com

Rupiah Menguat, Sentimen Global dan Kerja Sama BI-China Jadi Pendorong

Rupiah Menguat, Sentimen Global dan Kerja Sama BI-China Jadi Pendorong
Ilustrasi rupiah (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Nilai tukar rupiah menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (15/06).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengalami penguatan sebanyak 0,64 persen atau mengalami apresiasi ke posisi Rp17.750 per dolar AS.

Dengan penguatan tersebut, maka mengindikasikan kelanjutan kinerja positif atas perdagangan terakhir pada 12 Juni lalu. Dimana rupiah sukses ditutup menguat sebanyak 0,61 persen ke level Rp17. 865 per dolar AS.

Indeks dolar AS (DXY) mengalami pelemahan sebanyak 0,18 persen ke posisi 99,569 pada pukul 10.00 WITA.

Tercatat, DXY melemah imbas kabar AS dan Iran sudah menyepakati kerangka kesepakatan damai, yang menyebabkan harga minyak menjadi turun.

Bahkan, dengan kabar tersebut turut mendorong permintaan atas aset berisiko. Walau begitu, saat ini, pelaku pasar masih tetap waspada.

Dari sisi internal, sentimen positif muncul dari penguatan kerja sama antara Bank Indonesia (BI) bersama bank sentral China yakni People’s Bank of China.

Dari pertemuan itu terbit enam poin penting, dimana salah satunya yakni sinergi dalam memperkuat ketahanan keuangan masing-masing negara serta melakukan kontribusi atas stabilitas keuangan regional yang lebih luas.

error: Content is protected !!