kabarbursa.com
kabarbursa.com

IHSG Menguat ke Level 8.705, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini!

IHSG Sentuh Level 5.428, Simak Rekomendasi Saham dari Sejumlah Sekuritas
Ilustrasi saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (18/12).

Tercatat, pada pukul 10.01 WITA, indeks mengalami kenaikan hingga 27,79 poin atau setara dengan menguat 0,32 persen ke level 8.705.

Menurut data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tembus 2,2 miliar saham dengan nilai transaksi hingga Rp1,46 triliun, sedangkan, frekuensi yang terjadi sebanyak 219.052 kali.

Terpantau, ada sebanyak 283 saham yang menguat, 180 saham yang melemah dan terdapat 202 saham yang berada dalam posisi tidak bergerak.

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, jika IHSG condong bergerak terbatas sepanjang perdagangan disebabkan katalis keputusan untuk penahanan suku bunga Bank Indonesia di angka 4,75 persen.

IHSG diproyeksi, secara teknikal, akan bergerak terbatas dengan range support di 8.630 serta resistance di 8.710.

Menurut riset dari BRI Danareksa Sekuritas, pasar akan memperhatikan dengan seksama sejumlah rilis data ekonomi global.

Misalnya, keputusan suku bunga dari BoE serta rilis data inflasi Amerika Serikat yang menjadi faktor pendorong selanjutnya.

Berikut beberapa saham potensial yang dirangkum dari sejumlah broker yang menarik untuk dicermati, diantaranya adalah:

Mirae Asset Sekuritas

AUTO
BBRI
INTP
CBRE
MUTU
PIPA

Semesta Indovest Sekuritas

PTRO
DEWA
INET
TINS
ENRG

CGS International Sekuritas

ENRG
ERAA
EXCL
ISAT
RAJA
JPFA

Phintraco Sekuritas

MAPA
MAPI
INCO
NCKL
CNMA

BRI Danareksa Sekuritas

TINS
MAPI
DEWI

Phillip Sekuritas

CGAS
MAPA
MARK

MNC Sekuritas

ANTM
BBRI
SMGR
TAPG

BNI Sekuritas

KRAS
CNMA
MAPI
ENRG
DEWA
NCKL

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!