Indeks

IHSG Diprediksi Makin Lemah di Tengah Ketidakpastian Global

IHSG Melemah Hingga Cadangan Devisa Berkurang
Ilustrasi Saham (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren pelemahannya pada perdagangan hari ini, selasa (21/5).

IHSG diprediksi bergerak dalam rentang resistance di 7.330, pivot di 7.250, dan support di 7.200.

IHSG kemungkinan besar akan terus mengalami pullback, terutama karena tidak ada arahan yang jelas dari indeks-indeks global.

Dilansir dari Phitraxo Sekuritas, IHSG hari ini diperkirakan bergerak di rentang 7.250-7.280. Selain itu, hari perdagangan yang lebih singkat pekan ini juga menjadi salah satu faktor yang memicu pullback tersebut.

Menjelang rilis risalah The Fed pada Kamis (23/5) mendatang, sejumlah pejabat tinggi Federal Reserve dijadwalkan untuk memberikan pidato. Dalam risalah terakhir, pandangan para pejabat The Fed mengenai arah kebijakan moneter masih terbagi.

Dari Eropa, sentimen yang berbeda muncul dengan prediksi penurunan signifikan inflasi Inggris ke 2,1% yoy pada April 2024, dari sebelumnya 3,2% yoy pada Maret 2024.

Situasi ini diharapkan memberikan tekanan lebih besar pada Bank of England (BoE) untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga acuan dalam waktu dekat, mirip dengan langkah European Central Bank (ECB).

Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan peluang keuntungan ada pada lima saham, yaitu United Tractors (UNTR), Medco Energi Internasional (MEDC), XL Axiata (EXCL), Adaro Minerals Indonesia (ADMR), dan Elnusa (ELSA).

Para investor diimbau untuk tetap berhati-hati dan memantau perkembangan situasi ekonomi global, serta mempertimbangkan potensi risiko dalam setiap keputusan investasi.

error: Content is protected !!
Exit mobile version