Indeks

IHSG Melemah 0,17 Persen, Berikut Pilihan Saham Broker

IHSG Melemah 0,17 Persen, Berikut Pilihan Saham Broker
Ilustrasi saham (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Selasa (28/7).

Hal tersebut terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang sejumlah agenda penting ekonomi global minggu ini.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), sampai dengan pukul 10.00 WITA, IHSG berada di posisi 6.175,19 atau turun sebesar 0,17 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di 6.185, 78.

Terpantau, nilai transaksi tembus hingga Rp115,33 miliar dengan volume perdagangan mencapai 277,43 juta saham dengan 26.204 kali transaksi.

Sementara itu, saham yang menguat ada 205, saham yang melemah ada 97 dan saham yang berada dalam posisi stagnan ada 317.

Sebagai informasi, Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) karena alasan pribadi pada Sabtu 25 Juli 2026. Kabar tersebut menyebabkan terjadinya guncangan pada pasar.

Dari sisi eksternal, penggeraknya berasal dari dimulainya rapat The Federal Open Market Commite (FOMC) juga dari data-data ekonomi.

Dari sisi internal, publik juga saat ini menunggu kelanjutan dari perkembangan mundurnya Perry.

Berikut disertakan rekomendasi saham yang dirangkum oleh sejumlah broker pada hari Selasa (28/7), yaitu:

Phillip Sekuritas

-BBCA dan MARK

Phintraco Sekuritas

-PGAS, INKP, TLKM, MDKA dan ASII

Panin Sekuritas

-AADI, INKP dan SMGR

Mirae Asset Sekuritas

-CMRY, RAJA dan WIFI

MNC Sekuritas

-HRTA, INDY, PGEO dan WIFI

CGS International Sekuritas

-BBCA, BBTN, CMRY, AALI, TAPG dan AADI

BRI Danareksa Sekuritas

-BUKA, KOTA dan PGEO

BNI Sekuritas

-BIPI, MINA, INET, NCKL, INDY dan BFIN

Disclaimer: Saham-saham yang direkomendasikan di atas mencerminkan potensi tren kenaikan berdasarkan analisis teknikal dan fundamental. Meski demikian, investor disarankan untuk tetap mencermati kondisi pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Berita ini tidak bersifat mengajak untuk membeli produk tertentu.

error: Content is protected !!
Exit mobile version