kabarbursa.com
kabarbursa.com

Sebanyak 17 Rumah di Kawasan Pelabuhan Poetere Hangus Terbakar

Sebanyak 50 Kasus Kebakaran Karena Instalasi Listrik, Damkarmat Ingatkan Penggunaan Charger
Sebanyak 17 rumah warga korban kebakaran di kawasan Pelabuhan Poetere (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Sebanyak 17 rumah melaporkan hangus terbakar dalam kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di kawasan pelabuhan Poetere, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Api diduga berasal dari salah satu warung di tengah-tengah pemukiman.

Seksi Pengendali Operasi Penyelamatan Damkar Makassar, Idham Khalid mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.35 Wita, namun api sudah membesar. Sehingga, 30 unit armada langsung diturunkan untuk memadamkan api tersebut.

“Jadi laporan masuk sekitar jam 12.35 Wita, kemudian ada kiriman video, video itu memang terlihat api sudah membesar. Kami turunkan sekitar 30 unit aramada,” kata Idham kepada wartawan di lokasi kebakaran, Senin (26/08).

“Personil kurang lebih ada 90 orang termasuk tim rescue kami turunkan jangan sampai ada korban jiwa,” sambungnya.

Pada peristiwa kebakaran ini, kata Idham, sebanyak 17 rumah warga hangus terbakar. Namun, diduga tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

“Untuk sementara pendataan itu ada 17 petak. Sementara ini belum ada (korban), tim rescue juga masih melakukan penyisiran dan pendinginan, nanti akan dilanjutkan kalau ada laporan,” ujarnya.

Meski demikian, Idham menyebut bahwa pihaknya masih menunggu penyebab kebakaran dari hasil penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, api berasal dari salah satu warung ditengah-tengah pemukiman warga.

“Kalau penyebab kami belum tau itu hasil dari kepolisian. Kalau info belum ada penyebabnya. Kalau keterangan asal apinya berada di tengah sini, katanya warung,” bebernya.

Armada damkar yang hendak memadamkan api kesulitan dengan akses jalan yang sempit ditambah padatnya warga yang berada di area tersebut.

“Untuk kendala seperti biasanya, akses untuk masuk ke lokasi agak sulit karena agak kecil, termasuk kondisi masyarakat yang panik, akhirnya menghambat tugas kami. Kami sudah melakukan penyiraman massa itu banyak berkumpul di lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi mengatakan pihaknya akan mengadakan lokasi pengungsian untuk warga yang terdampak kebakaran.

“Sementara kita siapkan (tempat pengungsian). Sebentar kita liat lokasi Dimana paling layak tempat mengungsi,” kata Amanda.

error: Content is protected !!