KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar kembali memperkuat jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 1.746 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024.
Prosesi ini dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan, yang berlangsung secara simbolis di Tribun Karebosi, Senin (23/06).
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Benyamin B Turupadang, melaporkan bahwa jumlah pegawai yang diangkat tahun ini mencapai angka signifikan.
“Sebanyak 1.746 PPPK yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan guru secara resmi kami angkat berdasarkan formasi tahun 2024 dan akan mulai mengabdi tahun 2025,” jelasnya saat menyampaikan laporan kegiatan.
Dari jumlah tersebut, 1.523 orang merupakan tenaga teknis, menjadikannya kelompok terbesar dalam rekrutmen kali ini.
“Selain itu, terdapat 58 tenaga kesehatan dan 165 tenaga guru. Ini menunjukkan betapa pentingnya penguatan lini teknis dalam pelayanan publik Kota Makassar,” imbuh Benyamin.
Dari sisi komposisi jenis kelamin, ASN yang diangkat terbagi cukup seimbang, yakni 867 laki-laki dan 879 perempuan. Sementara berdasarkan klasifikasi golongan, ASN PPPK yang diangkat tersebar dalam beberapa golongan dengan rincian, golongan 10 sebanyak 2 orang, golongan 9 sebanyak 793 orang, golongan 7 sebanyak 60 orang, golongan 5 sebanyak 845 orang, golongan 3 sebanyak 2 orang, dan golongan 1 sebanyak 44 orang.
Benyamin menjelaskan bahwa pengangkatan ini mengacu pada sejumlah regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024 tentang pengadaan ASN. Secara teknis, pelaksanaan merujuk pada Surat Keputusan Wali Kota Makassar Nomor 800.1.2.5/2025 tertanggal 18 Juni 2025.
“Momentum hari ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang, dan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat SDM aparatur di sektor-sektor strategis,” kata Benyamin.
Dirinya menambahkan bahwa, para ASN PPPK ini diharapkan mampu langsung menyesuaikan diri dengan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam bidang yang menyentuh kebutuhan dasar seperti infrastruktur teknis, kesehatan, dan pendidikan.
“Kami berharap seluruh pegawai yang diangkat dapat menunjukkan profesionalisme, integritas, dan loyalitas tinggi terhadap tugas negara. Ini bukan sekadar pengangkatan, tetapi juga awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi masyarakat,” tegasnya.
Penyerahan SK ini juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Dengan bertambahnya ribuan PPPK, kualitas dan kecepatan layanan publik diharapkan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, menyebut momen itu sebagai bukti bahwa perjuangan dan kesabaran selalu punya titik akhir, meski tak selalu pasti kapan datangnya.
“Kalau istilah saya, kutunggu walau tak pasti. Tapi hari ini waktuna mi (sudah Waktunya), Kita tahu bahwa penantian itu selalu akan mendapatkan hasil. Ada hasil yang baik, ada juga yang kurang baik. Tetapi itu adalah sebuah proses dalam hidup,” ujar Munafri.
Menurutnya, hari ini bukan hanya tentang SK yang diserahkan, melainkan juga tentang bagaimana para PPPK memaknai perjuangan selama ini dengan semangat baru.
“Alhamdulillah, hari ini terpancar wajah-wajah yang sangat bahagia. Wajah-wajah yang sangat senang, semua senyum. Biar nggak disuruh ketawa, kelihatan giginya,” kata Munafri.
Lebih lanjut, Munafri berharap agar para pegawai yang baru saja menerima SK bisa meningkatkan kinerjanya secara maksimal.
Ia menyebut bahwa pengabdian yang telah ditunjukkan selama masa penantian harus menjadi fondasi untuk menunjukkan kualitas kerja yang lebih baik di masa depan.
“Sekarang ini, kemampuan dan kekuatan yang dimiliki harus bisa lebih maksimal lagi. Karena sudah punya SK. Tunjukkan bahwa penantian ini layak dengan pengabdian yang luar biasa,” tegasnya.
Penyerahan SK ini menandai langkah awal dari pengabdian formal mereka sebagai abdi negara. Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus mendorong profesionalisme dan kesejahteraan ASN, termasuk mereka yang berasal dari jalur PPPK.
Selain memberikan arahan, Munafri juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berbenah dalam sistem rekrutmen dan pembinaan pegawai, termasuk dalam memberikan kepastian kepada para calon PPPK yang masih menunggu hasil seleksi berikutnya.
“Kedepan, kita ingin semua proses ini berjalan transparan, cepat, dan memberikan harapan yang nyata. Pemerintah hadir bukan hanya memberi janji, tapi memberi bukti,” tutup Munafri.













