kabarbursa.com
kabarbursa.com

BMKG Prediksi El Nino di Sulsel Berlangsung Hingga Tahun Depan

BMKG Prediksi El Nino di Sulsel Berlangsung Hingga Tahun Depan
Ilustrasi kemarau (Dok : int).

KabarMakassar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mencatat sebanyak 14 daerah di Sulsel masuk kategori kekeringan ekstrem.

Kemarau atau El Nino diprediksi akan berlangsung hingga April 2027.

Wilayah yang terdampak meliputi Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Pinrang, Sidrap, Wajo, Soppeng, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Farid, mengatakan kondisi kering tersebut berkaitan dengan pengaruh El Nino yang masih berlangsung.

Fenomena ini membuat sebagian wilayah Sulsel mengalami curah hujan di bawah kondisi normal.

“Pengaruh El Nino masih cukup terasa dan kondisi kering diperkirakan berlangsung sampai sekitar April 2027. Masyarakat perlu mengantisipasi dampaknya, terutama di wilayah yang sudah mengalami kekeringan ekstrem,” kata Farid, Kamis (27/08).

Meski demikian, hujan masih berpeluang turun pada sejumlah wilayah Sulsel mulai November 2026. Namun, intensitasnya diperkirakan belum mampu menyamai kondisi curah hujan normal.

Farid menjelaskan, masuknya musim hujan tidak serta-merta mengakhiri persoalan kekeringan. Kondisi atmosfer yang masih dipengaruhi El Nino membuat curah hujan diprediksi lebih rendah dibandingkan rata-rata normal.

“November nanti hujan sudah mulai ada, tetapi volumenya diperkirakan belum seperti kondisi normal. Karena itu, masyarakat tetap perlu mengantisipasi ketersediaan air meskipun hujan mulai turun,” ujarnya.

Kondisi kekeringan tersebut berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian dan kebutuhan air bersih. Wilayah yang berada jauh dari sumber atau jaringan irigasi menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian lebih.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode kering. Salah satunya dengan mengurangi aktivitas pembakaran sampah maupun kegiatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering berlangsung cukup lama.

BMKG mengingatkan agar masyarakat mengikuti informasi dan perkembangan cuaca secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap dampak El Nino yang masih berpotensi dirasakan hingga tahun depan.