Indeks

Bima Arya Usul Makassar Jadi Kota Pertama dengan Sistem Emergency Terintegrasi

Bima Arya Usul Makassar Jadi Kota Pertama dengan Sistem Emergency Terintegrasi
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, saat Berkunjung di Damkarmat Makassar, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan ketertarikannya menjadikan Kota Makassar sebagai kota pertama di Indonesia yang menerapkan sistem layanan darurat terintegrasi.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan mendadak ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Jumat (13/06).

Didampingi Wali Kota Munafri Arifuddin, Wamendagri memuji kesiapsiagaan petugas Damkarmat Makassar yang disebutnya sebagai salah satu yang terbaik secara nasional.

Bahkan, ia menyebut Makassar sangat potensial menjadi kota percontohan nasional untuk sistem emergency one gate service yakni layanan kebakaran, ambulans, dan kepolisian yang terhubung dalam satu sistem terpadu.

“Makassar disiapkan menjadi kota pertama dengan sistem layanan darurat satu atap. Begitu ada kejadian kebakaran, kecelakaan, atau perampokan, semua unit akan terintegrasi dan merespons cepat dalam satu platform digital,” ungkap Bima Arya.

Bima Arya menyaksikan langsung simulasi kesiapan petugas. Hanya dalam dua menit sejak alarm dibunyikan, seluruh personel Damkar sudah bersiap dan bergerak ke kendaraan operasional.

“Saya ingin membuktikan sendiri, dan hasilnya luar biasa. Petugas sigap, disiplin, dan sistem sudah berjalan sangat baik,” ujarnya.

Ia juga menerima laporan dari Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Hasanuddin yang juga merupakan Ketua Umum DPP APKARI (Asosiasi Pemadam Kebakaran Indonesia) bahwa Makassar telah menerapkan standar waktu tanggap dan skema pelaporan yang efisien melalui sambungan darurat 112 yang aktif 24 jam dan terhubung dengan WhatsApp.

Bima Arya menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah memonitor langsung perkembangan pelayanan publik di Makassar, termasuk dalam penanganan kebakaran dan kedaruratan.

“Saya sudah laporkan ke Pak Menteri. Makassar sangat siap menjadi role model. Nantinya tidak perlu lagi laporan berlapis—semua akan terkoneksi langsung. Ini bisa jadi standar baru untuk kota-kota besar lainnya di Indonesia,” tegasnya.

Kemendagri, lanjutnya, akan mendorong pembangunan sistem digital terpadu untuk mempercepat respons unit layanan darurat, memperkecil risiko korban jiwa, dan meningkatkan efisiensi penanganan krisis.

Bima Arya kemudian mengapresiasi khusus kepada seluruh jajaran Damkarmat dan menitipkan pesan kepada Wali Kota Makassar.

“Pak Wali, saya titip semangat dan kesejahteraan mereka. Kinerja Damkarmat ini adalah aset kota. Layani mereka, dan mereka akan terus jaga kota ini,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version