KabarMakassar.com — Di tengah isu kekurangan stok blangko Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang mencuat di sejumlah daerah lintas provinsi dan kabupaten, Samsat Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, memastikan persediaan blangko di wilayahnya masih aman dan mencukupi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Kanit Regident) Samsat Takalar, Ipda Hasan Basri, pada Senin (19/05).
Menurut Ipda Hasan Basri, pelayanan di Samsat Takalar yang berlokasi di pusat kota, tepatnya di Kecamatan Pattallassang, tetap berjalan lancar dan prima. Ia menegaskan bahwa ketersediaan material blangko STNK tidak mengalami kendala.
“Stok blangko STNK di Samsat Takalar hingga saat ini cukup dan tidak mengalami kelangkaan. Kami tetap melayani masyarakat dengan baik dan tanpa pamrih,” ujar Hasan.
Ia merinci bahwa rata-rata produksi STNK di Samsat Takalar untuk kendaraan roda dua, roda empat, serta jenis lainnya mencapai 50 STNK per hari dan 1.000 STNK per bulan.
Dengan angka produksi tersebut, stok yang tersedia dinyatakan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Samsat Takalar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terkait isu kekurangan blangko STNK, sebab pelayanan akan terus dilakukan secara optimal demi kepentingan masyarakat luas.
Samsat Takalar sendiri merupakan bagian dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), sebuah layanan terpadu untuk administrasi kendaraan bermotor seperti pembayaran pajak kendaraan, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan pengurusan STNK.















