KabarSelatan.id — Bupati Jeneponto, resmi menobatkan Hj. Hamsiah Iksan Iskandar sebagai Bunda Literasi. Acara pengukuhan itu dipusatkan diruang pola Panrannuanta, Kantor Bupati Jeneponto, Rabu (02/10).
Setelah didapuk sebagai Bunda Literasi, Hj. Hamsiah Iksan berkomitmen untuk mendorong peningkatan budaya literasi di semua level masyarakat. Bahkan, Hamsiah sudah berkomitmen bakal melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan. Istri bupati ini berencana akan mengundang 40 peserta dalam Bimbingan Teknis tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Hamsiah beharap agar gerakan literasi di Kabupaten Jeneponto berjalan secara maksimal dengan menyiapkan berbagai program.
Antara lain, membuat ruang baca di setiap warung, cafe dan SKPD pada semua level, baik kecamatan, Desa maupun Kelurahan.
" ke depan kami akan melaksanakan sosialisasi guna mendorong literasi pada semua level. Membangun sinergi, kolaborasi dengan OPD dan komunitas literasi," ujarnya.
Tujuan dari Literasi ini dapat membantu seseorang dalam mind mapping, berpikir kritis, mengasah kemampuan dalam menangkap dan memahami informasi dari bacaan sehingga membuat otak bekerja lebih optimal dalam mengambil keputusan.
Berdasarkan data saat ini, Indonesia kini menempati ranking 60 dari 61 negara dalam hal literasi dan membaca namun berdasarkan hasil survei World Culture Index Score 2018, Indonesia menempati posisi 17 dari 30 negara. Berarti, kegemaran membaca masyarakat Indonesia meningkat signifikan. Dimana minat baca mengalami peningkatan pada setiap jenjang baik dari skala Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan.
Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Pemprov Sulsel, Muhammad Hasan menjelaskan bahwa Jeneponto saat ini menjadi salah satu daerah dengan geliat literasi yang besar. Alhasil, Provinsi Sulawesi Selatan diganjar Penghargaan tertinggi oleh Perpustakaan Nasional RI.
Yakni, Nugra Jasadharma Pustaloka adalah bentuk penghargaan tertinggi yang digelar secara tahunan oleh Perpustakaan Nasional RI. Atas dedikasi itu, Lembaga dalam Pengembangan dan Pendayagunaan Perpustakaan serta upaya yang konsisten dalam menumbuh kembangkan budaya kegemaran membaca dan literasi di Indonesia.
" Alhamdulillah. Penghargaan ini didapatkan karena Kabupaten Jeneponto mengambil andil besar didalamnya," Jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyambut baik program yang dicanangkan oleh Bunda Literasi. Iksan menuturkan bahwa peradaban yang mapan dan maju hanya dapat diwujudkan oleh sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter dan gemar membaca.
" Membaca ibarat menambang, semakin dalam kita menggali semakin banyak hal baik akan kita dapatkan," tutur Iksan.
Acara pengukuhan itu pun dilanjutkan dengan penyerahan buku sebanyak 150 exemplar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan pada pemerintah daerah Kabupaten Jeneponto. (**).














