kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pemkab Jeneponto Ikuti Perhelatan Inovasi Pelayanan Publik

KabarSelatan.id — Sedikitnya, ada 23 Kabupaten menjadi peserta perhelatan inovasi pelayanan publik Provinsi Sulawesi Selatan.

Kabupaten Jeneponto menjadi salah satu peserta dalam persaingan untuk menjadi yang terbaik.

Lantaran merasa yakin saat melakukan presentase dan wawancara didepan tim penilai dari biro organisasi sekretariat daerah provinsi sulawesi selatan.

Dalam ajang tersebut, Pemkab Jeneponto diwakili beberapa Puskesmas. Antara lain.

1. Puskesmas Togo-togo dengan inovasi Stop Bassung (peduli bebas pasung).

2. Puskesmas Kapita dengan inovasi Uang panaik (upaya penanggulangan TB dengan investigasi kontak).

3. Puskesmas Buludoang dengan inovasi Putri setia (sehat Tampa anemia).

4. Puskesmas Bululoe dengan inovasi Pa'butitta (pelayanan program TB untuk masyarakat turatea). 

Kepala Puskesmas Togo-togo, Imran Rosady mengatakan ODGJ dapat sembuh dengan mengomsumsi obat secara terukur dan teratur.

Sehingga keberadaan ODGJ tak perlu di khawatirkan dan ditengah-tengah masyarakat.

"Alhamdulillah, di Kecamatan Batang saat ini, inovasi stop bassung telah diterima dengan baik oleh masyaraka bahkan telah dianggarkan oleh pemerintah desa setempat,"jelasnya saat menjadi inovator  di ball room four point hotel Makassar, Selasa (15/3/2022).

Tujuan Stop Bassung ini kata dia, adalah sebagai bentuk kepedulian dalam pelayanan publik lantaran banyaknya warga yang terlihat mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

"Kami dengan mengedepankan upaya pencegahan, pengobatan, pemberdayaan kepada ODGJ,"jelasnya.

Olehnya itu, inovasi ini dapat menjadikan Kabupaten Jeneponto bebas pasung.

Setelah itu, masing-masing Kepala Puskesmas ikut menyampaikan presentase sesuai inovasinya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto Syusanty Mansyur memberikan apresiasi dan dukungan kepada beberapa puskesmas yang telah mempersembahkan inovasi pelayanan bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan keempat inovasi ini dapat di Replikasi dan diikuti puskesmas lainnya sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat meningkat," harapnya.

Kami Dinas Kesehatan (Dinkes) sangat mengapresiasi melalui penganggaran.

"Pemerintah desa sangat membantu berjalannya inovasi ini dengan anggarannya,"Tukas Syunsanti.

error: Content is protected !!