KabarSelatan.id — Kabar duka menyelimuti birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto. Muhammad Djafar yang menjabat sebagai Asisten II di Sekertariat Pemda saat ini dikabarkan meninggal dunia.
Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya selama ini bahkan penyakitnya disinyalir telah mengalami komplikasi.
Setelah menjalani serangkaian perawatan intensif selama kurang lebih seminggu kondisi almarhum pun menurun selama dua hari terakhir hingga almarhum koma dan dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 01.13 Wita di Rumah Sakit Umum Anwar Makkatutu, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Selasa (18/1/2022).
Menurut informasi, almarhum akan di semayamkan dirumah duka dan akan dikebumikan pula di Kampung kelahirannya yakni Togo-togo, Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang, Jeneponto hari ini.
Almarhum pun meninggalkan seorang istri bernama Andi Nurintang serta 2 anak perempuan masing-masing bernama Andika Rahmadani dan Andi Anugrah Nurfadillah.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok pejabat yang sangat ramah terhadap rekan maupun semua kalangan.
Tak hanya itu, karir Almarhum Muhammad Djafar semasa aktif didunia birokrasi kian menanjak selama era kepemimpinan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dengan beberapa jabatan penting seperti, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jeneponto dan terakhir berkiprah sebagai Asisten II Ekonomi dan Pembangunan.
Untaian bela sungkawa Pun turut disampaikan oleh Bupati Iksan Iskandar melalui Kabag Protpim, Mustaufiq saat akan menuju kerumah duka.
Atas nama pemerintah Kabupaten, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar mengucapkan bela sungkawa melalui group perangkat daerah setelah beliau berpulang.
" Bupati juga langsung menelfon pihak keluarga untuk mengucapkan kata bela sungkawa secara mendalam atas berpulangnya almarhum,"ujar Mustaufiq.













