kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Kejari Jeneponto Kembali Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi BSPS Bangkala

KabarMakassar.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto akhirnya kembali mengeksekusi salah seorang terpidana tindak pidana korupsi dana Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (01/09).

Adapun yang di eksekusi pihak penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto yakni Hj. Irma Ibrahim Binti H.ibrahim.

"Terpidana adalah warga Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto," ungkap Kajari Jeneponto Susanto Gani, SH kepada awak media.

Hj. Irma Ibrahim di eksekusi berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor pada Mahkamah Agung RI, Nomor : 32014.K/PID.SUS/2023, Tanggal 16 Agustus 2023, dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Kemudian terpidana juga di denda sebesar Rp 200 juta, subsider pidana kurungan 6 bulan serta uang pengganti sebesar Rp 358 juta, subsider penjara 1 tahun.

Sekedar diketahui terpidana Hj. Irma adalah selaku penyedia yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dana Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Dana tersebut berasal dari Kementerian Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2014, dengan total anggaran Rp 3,4 Miliar. Sementara dugaan kerugian negara sekitar Rp 1,4 Miliar.

Selanjutnya, saat ini terpidana Hj. Irma dibawa oleh penyidik Pidsus Kejari Jeneponto ke lapas wanita di Makassar.