KabarMakassar.com — Tim Seleksi KPU Sulawesi Selatan periode 2023-2028 memulai kerjanya secara adhoc menyusul dibukanya pendaftaran sejak tanggal 10 hingga 16 Februari 2023.
Sejumlah pihak berharap amanah undang-undang bisa menjaga independensi dan integritasnya dalam menyaring bakal calon anggota KPU Sulsel bekerja selama lima tahun tersebut.
Akademisi Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono menuturkan bahwa timsel akan berupaya bekerja secara profesional, apalagi mereka mendominasi dari kalangan akademisi.
"Iya, kan image timsel yang independen itu berusaha ditunjukkan oleh entitas rekruiter, dengan merekrut para akademisi," ujarnya, Sabtu (11/2).
"Karena anggapan bahwa akademisi memiliki sifat yang bebas nilai atau netral. Dengan demikian, integritas mereka dapat dipertanggungjawabkan," tambah Arief Wicaksono.
Dekan Fisip Unibos itu menyebut bahwa soal intervensi akan sangat terlihat dalam penentuan anggota komisioner KPU terpilih nantinya.
KPU RI mengamanahkan lima orang timsel KPU Sulsel 2023-2028 yakni Abdul Rasyid Masri, Aminuddin Syam, Mohammad Arif, Nur Fadhilah Mappaselleng, dan Nurliah Nurdin.
Timsel berjanji akan bekerja dengan menjaga integritasnya, dimana Ketua Timsel Nur Fadhilah Mappaselleng dalam press conference di Hotel Mercure jalan AP Petterani Makassar, Rabu (8/2) menegaskan, Timsel KPU Sulsel akan bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang diamankan oleh KPU RI.
"Yakin ki' kita akan bekerja ikhlas dan tulus. Tidak yang ditutup-tutupi. Semua transparan," bebernya.













