KabarMakassar.com — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya Universitas Islam Makassar (UIM) melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Perintis Kemerdekaan 9, Jumat (28/10).
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini.
Puluhan massa aksi tersebut membentangkan spanduk bertuliskan "Usut Tuntas Tragedi Pembunuhan Massal Anak-anak di Indonesia"
Ketua Umum IPMIL Raya UIM, Muhammad Kamil mengatakan pihaknya mendesak Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus gagal ginjal akut yang dilaporkan mengakibatkan ratusan anak-anak meninggal dunia.
Kamil menjelaskan, kasus tewasnya ratusan anak-anak pasca mengkonsumsi obat penurun panas sirup yang tercemar etilen glikol harus segara diusut untuk membuktikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dan kelalaian yang berujung pada tindak pidana.
"Meminta kepada Kapolri segera mengusut tuntas persoalan gagal ginjal akut yang mengakibatkan ratusan anak-anak meninggal," ungkapnya, Jumat (28/10).
Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah mencopot Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dinilai tidak becus dalam menangani kasus tersebut.
"Copot kepala BPOM atas tidak becusnya dalam menangani persoalan ini," pungkasnya.














