KabarMakassar.com — Ketua TP-PKK desa seKabupaten Pangkep diberikan bekal dan ilmu sebagai penunjang dalam menjalankan tugas.
Selama tiga hari, ketu TP PKK akan diberikan materi tentang public speaking, keperibadian dan etika.
Manager Produksi DA Public Speaking, Rahmat Alvian mengatakan , pelatihan yang diberikan kepada peserta berkaitan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tugasnya.
"Kita kemas, apa saja hal yang dibutuhkan oleh TP PKK desa berkenaan dengan tugasnya. Tujuannya, untuk memberikan bekal dan ilmu baru terkait pakem yang berlaku kaitannya dengan pelayanan prima,"ujarnya.
Pelatihan yang dirangkaikan dengan rapat kerja (Raker) ini, dihadiri oleh bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Sabtu(11/06).
Dikatakan MYL, pelatihan dan raker ini diharapkan kedepan kegiatan TP PKK desa lebih terarah.
Kegiatan TP PKK desa, harus pula sesuai dengan target pemerintah desa dan visi misi kabupaten Pangkep.
MYL menyebut, TP PKK desa merupakan ujung tombak dalam menyukseskan program seperti penaganan stunting dan juga PAUD HI.
"Kita memiliki target yang harus diselesaikan dan juga program kabupaten, seperti stunting dan PAUD HI. Olehnya itu, melalui raker ini pembentukan program kedepan lebih terarah," katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama menyampaikan, apresiasi kepada TP PKK dalam menyukseskan program pemerintah kabupaten. Salah satunya, bulan imunisasi anak(BIAN).
Ia juga menyarankan kepada setiap kelompok kerja(Pokja). Pokja satu, menyediakan wadah diskusi dan berbagi bagi ibu rumah tangga untuk mengeliminir kekerasan rumah tangga. Kemudian untuk Pokja dua, maksimalkan kegiatan UP2K guna menghasilkan produk unggulan. Selanjutnya, pokja tiga memperbanyak pelatihan. Semisal budidaya tanaman hydroponik dan jamur serta pelatihan membatik. Pokja empat, penanganan stunting dan posyandu.













