kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Berlangsung 10 Hari, Operasi Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi Ditutup

KabarMakassar.com — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi mengakhiri dan menutup operasi pencarian korban Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi, Senin (06/06).

Operasi pencarian yang dilakukan di perairan Selat Makassar tersebut resmi ditutup setelah sebelumnya dilakukan operasi SAR selama 10 hari di Pulau Pammatauang, Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Penutupan operasi pencarian korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi menyisakan 15 korban yang hingga kini belum ditemukan.

Kepala Basarnas Sulsel, Djunaedi menyebut pihaknya dengan berat hati menutup operasi SAR tenggelamnya KM Ladang Pertiwi meski telah dilakukan segala upaya maksimal untuk menemukan tanda keberadaan korban yang belum ditemukan.

"Dengan segala upaya maksimal yang dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga hari ke 10, tidak ditemukan tanda keberadaan korban lainnya maka dengan berat hati operasi SAR KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di perairan Pulau Pammatauang, Liukang Kalmas, Pangkep, Sulawesi Selatan dinyatakan ditutup pada hari ke-10, Senin 6 Juni 2022 pukul 16:00 WITA," ungkapnya.

Pihaknya melaporkan dari jumlah keseluruhan 50 penumpang Km Ladang Pertiwi, 31 orang ditemukan dalam keadaan selamat, 4 orang meninggal dunia dimana 1 diantaranya belum teridentifikasi dan 15 orang yang belum ditemukan dinyatakan hilang. "15 orang yang tidak ditemukan dinyatakan hilang," tambahnya. 

Selanjutnya pihaknya menyampaikan duka cita kepada pihak keluarga korban yang dinyatakan meninggal dunia dan belum ditemukan.

"Kami mewakili tim SAR gabungan menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban," terangnya.

Meski begitu, selama tiga hari kedepan tetap akan dilakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Selat Makassar untuk melapor apabila menemukan korban.

"Kepada keluarga korban kami sampaikan bahwa meskipun hari ini sudah ditutup, selama tiga hari kedepan tetap akan dilakukan pemantauan oleh Basarnas Sulsel," jelasnya.

Diketahui sebelumnya tim SAR gabungan memperpanjang hari pencarian korban selama tiga hari dari hari ketujuh upaya pencarian korban sehingga dilakukan pencarian selama 10 hari namun upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

error: Content is protected !!