KabarMakassar.com — Puluhan rumah terendam banjir di Jalan Poros Paccerakkang akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Makassar sejak siang, Kamis (26/5).
Warga Kelurahan Berua, Muhammad Rusli menuturkan kondisi Jalan Poros Paccerakkang saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan motor maupun mobil dikarenakan tinggi genangan air setinggi pinggang orang dewasa.
Selain itu, bagi kendaraan yang melintas mengalami mati mesin akibat tingginya genangan air. Banjir ini terjadi akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi, akibatnya drainase yang berada disisi jalan meluber hingga kejalan.
Dikabarkan jika jalan Poros Paccerakkang ini, merupakan bagian dari dua wilayah kelurahan yang berbatasan antara Berua dan juga Paccerakkang.
"Kondisi saat ini mobil motor tidak bisa lewat karena tinggi air hampir setinggi pinggang orang dewasa," ungkap Muh Rusli yang juga mantan RT002,RW006 Kelurahan Berua ini, kepada tim KabarMakassar.com.
Selain itu, diperkirakan terdapat 20 rumah yang berada di pinggiran Jalan Poros Paccerakkang juga ikut terendam banjir.
Namun, kata Rusli, para warga masih bertahan di dalam rumah dan belum dilakukan pengungsian sama sekali.
Hal tersebut lantaran intensitas hujan mulai ringan selain itu ia menyebut air akan surut seiring dengan berhentinya hujan.
"Diperkirakan ada 20 KK yang terendam, saat ini belum ada yang mengungsi, warga masih bertahan karena nanti ini juga surut airnya, jadi ndak mengungsi ji. sambungnya.
Selain itu bagi para pengendara yang ingin melintas di Jalan Poros Paccerakkang dihimbau untuk mengambil jalan alternatif lainnya.














