KabarMakassar.com — Ente (45) yang merupakan warga BTN Romanga, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu Jeneponto, Sulawesi Selatan nyaris tewas diamuk massa, Senin (16/05).
Hal itu terjadi lantaran Ente yang diketahui seorang dukun dituding menjadi penyebab meninggalnya seorang pasien yang berobat di kediamannya beberapa waktu lalu.
Aksi main hakim sendiri tersebut untungnya digagalkan oleh pihak Kepolisian, Korban dan Keluarganya selamat daru amukan massa.
Saat dikonfirmasi, Ente mengatakan dirinya tidak mengetahui jika telah didatangi massa. Menurutnya massa mengepung rumahnya dan langsung masuk ke dalam rumah.
"Saya bilang masalahnya apa? Lalu salah seorang massa itu berkata jika saya telah menjadikan keluarganya tumbal hingga meninggal dunia. Namun saya jawab, buktinya mana," ujarnya kepada kabarmakassar.com saat ditemui di RSUD Lanto Daeng Pasewang, Senin (16/05).
Usai menjawab pertanyaan itu, massa pun menyerang korban dan melakukan pengrusakan rumah korban.
"Ada yang menebas dan melempari batu ke arah saya. Namun, saya tidak lari karena saya tidak merasa bersalah dan hanya berdiri sambil membaca Allah Akbar," jelasnya.
Bahkan, kata Ente, massa beberapa kali menggorok lehernya namun hanya jilbabnya yang sobek.
"Parangnya dia tarik di leherku akan tapi Alhamdulillah karena masih dijaga Allah dan merasa tidak bersalah hanya jilbabku yang robek," tutur.
Tak sampai di situ, massa juga melempari batu ke tubuh Ente namun, beberapa kali ditepis.
Akibat dari insiden itu, Ente mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam dan luka memar.
"Luka sobek pada bagian lengan 25 jahitan, lengan kiri 10 jahitan serta dagu 5 jahitan," sebutnya.
Dari hasil pantauan kabarmakassar.com di lokasi, anak Ente turut menjadi korban. Bahkan rumah juga ikut dirusak massa.
Pasca jejadian, korban melaporkan kejadian itu ke Polisi berdasarkan laporan kepolisian kasus ini telah ditangani PPA Polres Jeneponto dengan nomor LP/ B/ 203/ V/2022/ SPKT/ Polres Jeneponto/ Polda Sulawesi Selatan.
Kendati demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum berkomentar terkait kejadian tersebut.













