KabarMakassar.com — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendukung lanjutan pembangunan megaproyek twin tower jika sudah memenuhi syarat yang harus dilengkapi. Dimana syarat yang wajib dilakukan oleh PT. Sulsel Citra Indonesia atau SCI yaitu penyerahan aset oleh Pemprov Sulsel.
Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Sri Rahmi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan monitoring evaluasi bersama PT SCI, salah satunya membahas persoalan twin tower. Dia mengatakan, bahwa Komisi C merupakan salah satu mitra kerja dari PT. Sulsel Citra Indonesia.
“PT SCI terkait bisnis plan yang belum tuntas, beberapa projek yang sudah berjalan, progres dari lego-lego dan progres twin tower. Khusus twin tower harus terlebih dahulu menyelesaikan soal aset. Jika itu selesai silahkan dilanjutkan SCI," ujar Sri Rahmi, Selasa (15/03).
Proyek megah yang berlokasi di kawasan reklamasi Center Point Indonesia (CPI) Kota Makassar itu, tetap dilanjutkan setelah PT. Sulsel Citra Indonesia (SCI) atau Perseroda Sulsel dan PT. Waskita Karya (Persero) selaku investor melakukan perbaikan sejumlah dokumen kontrak.
Diketahui anggaran proyek Twin Tower diklaim Rp1,9 triliun lebih yang bersumber dari APBD Sulsel. Rencananya Twin Tower diproyeksikan menjadi perkantoran Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel dengan luas Gross Floor Area (GFA) kurang lebih 154.551 meter persegi dengan rincian Tower 1 seluas 54.222 meter persegi yang berfungsi sebagai kantor pemerintahan.
Adapun Tower 2 dengan luas 53.100 meter persegi yang berfungsi sebagai kantor DPRD dan hotel. Lalu podium dengan luas 47.229 meter persegi yang berfungsi sebagai ritel dan parkir.
Selain itu, Ketua Fraksi PKS itu juga meminta PT SCI untuk melaksanakan program prioritas perihal bio solar untuk masyarakat kepulauan. Dimana memang pulau terkendala dalam masalah listrik sehingga mereka sangat membutuhkan yang namanya solar.
Apalagi, akhir-akhir ini kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan merugikan para nelayan karena tidak bisa pergi melaut mencari ikan.
Sementara itu, Direktur Utama PT SCI Yasir Mahmud mengaku saat ini fokus pada penyerahan aset oleh Pemprov Sulsel.
"Kami menunggu penyertaan asset oleh Pemprov ke PT SCI. Sambil kami komunikasi dengan beberapa investor yang tertarik untuk pembangunan twin tower. Setelah final ke investor dan clear di ijin, harapan kami tahun ini bisa dilanjutkan," ujar Yasir Mahmud saat dikonfirmasi.













