kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Operasi Pasar Ditunda, Warga Keluhkan Susah Cari Migor

KabarMakassar.com — Operasi minyak goreng dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang rencananya akan digelar di halaman Islamic Centre, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan oleh Dinas Perdagangan Kota Palopo ditunda, Rabu, (02/03) siang.

Penundaan tersebut membuat warga kesal, pasalnya warga rela menunggu sejak pukul 5 pagi dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Sertifikat Vaksin untuk mendapatkan minyak goreng.

Akibat kesal lama menunggu, warga yang berada di lokasi, menyeruduk mobil logistik Satpol PP untuk mendapatkan minyak goreng, namun mobil tersebut meninggalkan lokasi dan operasi pasar ditunda.

Rini (35) salah seorang ibu rumah tangga merasa kesal dengan ditundanya operasi pasar minyak goreng tersebut.

"Saya mengira hari ini akan dibagi, tapi ternyata ditunda,” ungkap Rini.

“Kami kesal, cari minyak goreng sama susahnya cari jodoh,” tambah Rini.

Tak hanya Rini, Saifullah (56) juga merasa kesal atas penundaan operasi pasar, dimana dirinya sejak pagi sudah menunggu antrian untuk mendapatkan minyak goreng dengan syarat yang telah ditetapkan. 

“Kenapa harus dibatalkan hari ini, kalau alasan seperti banyak warga yang datang dari luar Kota Palopo itu tidak masuk akal, kan tidak dikasi kalau tidak sesuai KK,” kata Saifullah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Nuryadin menyebutkan, pihaknya menyediakan 2000 paket minyak goreng, dengan maksimal 2 liter per rumah tangga.

“Kami minta maaf kepada warga karena harus ditunda, kami sudah antisipasi melalui rapat para pihak namun karena banyak warga yang datang ternyata rencana operasi minyak goreng hari ini viral di media sosial sehingga banyak warga yang datang termasuk warga dari luar Kota Palopo,” ucapnya.

Dia mengatakan bahwa dengan banyaknya warga yang datang, pihaknya akan menyalurkan di tiap-tiap kelurahan.

“Jadi hari ini ditunda dan akan dialihkan ke kelurahan supaya terdistribusi baik karena memang minyak goreng saat ini terbatas. Warga yang sudah ada kuponnya mohon disimpan dahulu karena kami akan mengatur tata caranya,” pungkasnya.

error: Content is protected !!