kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Hindari Tawuran Pelajar, Satpol PP Gelar Razia Trantip

KabarMakassar.com — Puluhan pelajar terjaring razia dalam operasi trantip yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jeneponto.

Dari pantauan kabarmakassar.com di lokasi, rata-rata pelajar yang terjaring petugas saat tengah asyik nongkrong di tempat umum pada saat jam sekolah.

Bahkan, untuk menghindari kejaran petugas, para pelajar nekat kabur dan bersembunyi.

Kasi Oparesional Trantibun, A. Gunawan mengatakan, operasi penertiban ini dilakukan lantaran banyak laporan yang dikeluhkan warga.

"Banyak informasi yang kita dengar dari warga jika para pelajar kerap melakukan tawuran di beberapa lokasi," ujarnya kepada Kabarnakassar.com, Rabu (02/03).

Sehingga Pemkab Jeneponto menugaskan Satuan Pol PP untuk melakukan langkah antisipasi.

Ia menyebut operasi Trantibun ini akan dilakukan secaran terus menerus dengan menyasar sejumlah lokasi.

"Setiap minggu bahkan, apalagi sekarang. Untuk lokasinya sendiri kita fokuskan di Taman Siswa, Taman Turatea," jelas Gunawan.

Tak hanya itu, petugas juga akan  menyasar lokasi tongkrongan lainnya.

"Tentunya kita juga akan tetap menyasar kawasan Bintang Karaeng dengan cafe-cafe yang kerap ditongkrongi pelajar," bebernya.

Untuk sanksinya sendiri, ia mengaku akan melakukan proses pembinaan di kantor.

"Untuk sementara kita akan bawa kekantor untuk didata dan memanggil orang tua mereka serta pihak sekolah," akunya.

Selain itu, untuk memberi efek jerah, para pelajar yang terjaring diberikan sanksi ringan.

"Sanksi ringan yang kita berikan yakni d jalan jongkok dari lapangan ke ruangan pendataan," tegasnya.

Berdasarkan data, kata dia, operasi ini sudah menjaring ratusan pelajar yang berlokasi di Binamu semenjak penertiban ini dilakukan.

Oleh karena itu, Gunawan meminta kepada setiap orang tua dan pihak sekolah agar tetap memberikan pengawasan.

"Kami dari satuan Pol PP meminta agar orang tua tetap mengawasi anaknya agar hal-hal negatif ini dapat diminimalisir," tukasnya.

error: Content is protected !!