kabarbursa.com
kabarbursa.com

Premium Dihapuskan, Aliansi Rakyat Miskin Kota Gelar Unjuk Rasa

KabarMakassar.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin (BEM Unhas), Himpunan Mahaiswa Islam (HMI) Unhas, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Miskin Kota menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin, (03/01).

Aksi ini digelar sebagai protes atas wacana pemerintah dalam menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang dianggap akan menyengsarakan masyarakat kelas ekonomi kebawah.

Jendral Lapangan, Taufik mengatakan penolakannya pada penghapusan BBM jenis premium. Menurutnya kebijakan ini diambil tanpa mempertimbangkan masyarakat kecil.

“Kami gabungan organisasi mengecam keras adanya penghapusan bahan bakar minyak premium, pemerintah tidak mempertimbangkan kenaikan tersebut, tidak melihat masyarakat kecil khususnya angkutan umum yang tiap harinya menggunakan BBM,” katanya dalam orasinya.

Ia menegaska, pihaknya akan terus melakukan aksi jika Presiden mengamini wacana tersebut. “Kami tidak akan gentar, kami akan bawakan massa lebih banyak lagi untuk mengusut tuntas jika Jokowi mengiyakan penghapusan BBM ini,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut ada beberapa tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Rakyat Miskin Kota yaitu; 

1. Menolak kebijakan penghapusan BBM bersubsidi jenis premium,

2. Mendesak DPRD Sulsel untuk memfasilitasi rapat dengar pendapat jilid dua bersama Pemprov Sulsel, Pertamina nomor 7 Sulawesi, DPD Iswana Migas Sulawesi dan Kelompok Masyarakat yang terdampak dengan kebijakan penghapusan BBM bersubsidi jenis premium, 

3. Mendesak Pemerintah Prov. Sulsel untuk mengkaji ulang kebijakan BBM bersubsidi jenis premium karna berdampak secara serius terhadap ekonomi masyarakat kelas ekonomi kebawah,

4. mendesak Pemerintah Prov.Sulsel untuk mencabut surat edaran nomor 541/9241/DESDM tentang dukungan kebijakan program lengit biru sebagai salah satu dasar penghapusan BBM

Tak hanya itu, Aliansi Rakyat Miskin Kota mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan dan pemuda untuk bersama menggalang gerakan di wilayah masing-masing yakni menolak penghapusan BBM jenis Premium.

Berdasarkan pantauan tim KabarMakassar di lapangan, dalam aksinya, massa menghentikan 1 Mobil kontainer BOX dan satu Truk untuk dijadikan sebagai panggung orasi.

Diketahui, harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina khususnya di Sulawesi Selatan mengalami kenaikan. Pertalite Rp7850, Pertamax Rp9200, Pertamax Turbo Rp12.200, Dexlite Rp9700, dan Pertamina Dex Rp11.350.

Sekedar informasi, penghapusan BBM jenis premium sudah sejak lama diwacanakan Kementerian ESDM. Wacana ini dilakukan untuk mendorong penggunaan BBM ramah lingkungan dan memperbaiki kondisi lingkungan hidup.

Pasalnya, pada pertengahan 2020 lalu, terdapat kesepakatan di tingkat global untuk menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara. Salah satunya dengan menerapkan standar penggunaan BBM minimal RON 91 dan CN 51. Sementara Premium memiliki angka RON 88 dan Pertalite 90.
 

error: Content is protected !!