kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pemkab Maros Kawal Pemulangan Jenazah Warga Diduga Korban Pembunuhan di Armenia

Pemkab Maros Kawal Pemulangan Jenazah Warga Diduga Korban Pembunuhan di Armenia
Bupati Maros, Chaidir Syam (Dok: Ist)

KabarMakassar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memfasilitasi keluarga almarhum Valenth Alexie Tamboto (24), warga Maros yang diduga menjadi korban pembunuhan di Armenia, untuk bertemu dengan anggota Komisi IX DPR RI.

Adik Valenth, Arnold Tamboto, bersama Bupati Maros Chaidir Syam menemui anggota Komisi IX DPR RI Uya Kuya dan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi. Pertemuan berlangsung di ruang Fraksi PAN DPR RI, Jakarta, Kamis (20/08).

Dalam pertemuan itu, Uya Kuya menghubungi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk meminta informasi terbaru terkait kasus Valenth, termasuk proses pemulangan jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) tersebut.

Chaidir mengatakan, Kemenlu telah berkoordinasi dengan pihak konsuler di Armenia terkait pemulangan jenazah Valenth.

“Dari komunikasi tersebut, Kemenlu sudah berkoordinasi dengan pihak konsuler di Armenia terkait proses pemulangan jenazah Valenth,” kata Chaidir.

Ketua PMI Maros itu menambahkan, Kemenlu memastikan akan membantu mengupayakan pemulangan jenazah Valenth ke Indonesia.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani kepolisian Armenia. Sejumlah dokumen administrasi, termasuk paspor milik Valenth, masih berada di tangan kepolisian setempat.

“Jadi kita masih menunggu prosesnya, apalagi ini merupakan kasus kriminal sehingga negara harus hadir,” ujarnya.

Chaidir turut menyampaikan apresiasi kepada Uya Kuya dan Ashabul Kahfi yang telah memberikan perhatian serta dukungan dalam mengawal kasus tersebut.

Pemkab Maros, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait agar proses pemulangan jenazah segera dituntaskan.

“Ini persoalan kemanusiaan. Kami dari Pemkab Maros akan terus mengawal kasus ini sampai jenazah Valenth dapat kembali ke Maros dan dimakamkan di kampung halamannya,” pungkasnya.