KabarMakassar.com — Suasana berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba, Kamis (27/8/2026). Grup musik The Papsky hadir menghibur sekaligus terlibat dalam kegiatan pembinaan kesenian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WITA itu merupakan bagian dari program Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Bulukumba.
Tak sekadar menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat di bidang seni, khususnya bernyanyi dan bermain musik.
Sejumlah Warga Binaan bahkan mendapat kesempatan tampil dan berkolaborasi langsung bersama The Papsky.
Penampilan grup musik tersebut disambut antusias. Warga Binaan tampak bernyanyi dan mengikuti alunan musik, sementara sejumlah WBP turut menyumbangkan lagu dan memainkan alat musik.
Suasana semakin meriah ketika salah seorang pegawai, Andi Arul, memberikan apresiasi kepada Warga Binaan yang berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di bidang seni.
Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Mansur, mengatakan seni dan musik menjadi salah satu pendekatan positif dalam mendukung proses pembinaan sekaligus menciptakan suasana yang lebih humanis di dalam Lapas.
“Pembinaan dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan positif, termasuk seni dan musik. Kami ingin memberikan ruang kepada Warga Binaan untuk menyalurkan bakat, berekspresi secara positif, dan tetap memiliki semangat selama menjalani masa pembinaan,” ujar Mansur.
Ia juga mengapresiasi The Papsky yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami juga mengapresiasi The Papsky yang telah hadir dan menjadi bagian dari keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembinaan di Lapas Bulukumba,” tambahnya.
Kasubsi Bimkemaswat Lapas Bulukumba, Andi Fadli, mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menggali potensi seni yang dimiliki Warga Binaan.
“Banyak Warga Binaan memiliki potensi dalam bernyanyi maupun bermain musik. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan dan mengembangkan bakatnya,” kata Andi Fadli.
Menurutnya, ruang berekspresi diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjaga semangat Warga Binaan selama mengikuti proses pembinaan.
“Harapannya, tumbuh rasa percaya diri dan semangat untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, vokalis The Papsky, Azriel, mengaku senang dapat berbagi musik bersama para Warga Binaan.
“Kami senang bisa hadir dan berbagi musik bersama teman-teman Warga Binaan. Antusiasme mereka luar biasa, bahkan ada yang ikut bernyanyi dan bermain musik bersama kami,” ungkap Azriel.
Ia berharap kehadiran The Papsky dapat memberikan energi positif dan semangat kepada para Warga Binaan.
“Semoga musik hari ini bisa memberikan kebahagiaan dan semangat bagi mereka untuk terus menjalani proses pembinaan,” katanya.
Selain menjadi wadah pembinaan kesenian, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat interaksi positif antara petugas dan Warga Binaan serta membuka ruang keterlibatan masyarakat dalam proses pemasyarakatan.
Lapas Bulukumba terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kepercayaan diri sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.













