KabarMakassar.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara memberikan edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada ratusan anggota Pramuka di Kecamatan Sanggalangi’.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian Perkemahan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Sanggalangi’ di Lapangan SD Negeri 3 Sanggalangi’, Lembang Tanding La’bo’, Kecamatan Sanggalangi’, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (22/8/2026).
Ratusan peserta dari berbagai sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti pemaparan mengenai jenis-jenis bencana, langkah pencegahan hingga tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
Sekretaris BPBD Toraja Utara, Faustina, dalam pemaparannya menjelaskan berbagai jenis bencana alam maupun bencana sosial kepada para peserta.
Ia juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, ketika terjadi bencana.
Edukasi tersebut menjadi penting terutama memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, BPBD Toraja Utara juga mengemas edukasi kebencanaan melalui permainan dan kuis interaktif. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah berupa makanan ringan hingga uang tunai.
Cara tersebut membuat para peserta perkemahan antusias mengikuti rangkaian edukasi kebencanaan.
Koordinator kegiatan Perkemahan Pramuka Kwartir Ranting Sanggalangi’, Yunus Pabuke, mengatakan keterlibatan BPBD bertujuan memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai pencegahan sekaligus kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
“Kegiatan ini bertujuan bagaimana cara menghadapi bencana, seperti saat sekarang ini musim kemarau (El Nino), banyak terjadi Karhutla, bagaimana bisa mencegah dan siaga saat terjadi bencana”, ungkap Yunus.
Menurut Yunus, kegiatan perkemahan tidak hanya berorientasi pada aktivitas di alam terbuka, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.
Melalui kegiatan Pramuka, para peserta diharapkan dapat lebih mengenal lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap alam serta membangun kemandirian sejak dini.
Edukasi kebencanaan tersebut juga diharapkan membuat peserta mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan bencana di lingkungan keluarga maupun masyarakat, terutama dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.














