kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Polisi Tangkap Pelaku Pembusuran Remaja di Takalar, Motif Dipicu Coretan Sekolah

Polisi Tangkap Pelaku Pembusuran Remaja di Takalar, Motif Dipicu Coretan Sekolah
Pelaku saat Diamankan Polres Takalar. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kasus penyerangan anak panah (busur) yang menimpa seorang pelajar hingga viral di media sosial akhirnya mulai terungkap. Tim Buser Polsek Pattallassang dibantu Resmob Polres Takalar berhasil menangkap salah satu anggota geng motor yang terlibat dalam aksi tersebut pada Sabtu (1/8) malam.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pattallassang, Ipda Zulkarnain. Terduga pelaku yang diamankan berinisial MF (17), seorang pelajar SMKN 3 Takalar.

Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Haryanto Pabeta melalui Kanit Reskrim Polsek Pattallassang Ipda Zulkarnain membenarkan penangkapan salah satu terduga pelaku yang masih di bawah umur tersebut.

“Benar, kami mengamankan satu terduga pelaku berinisial MF (17) yang masih berstatus pelajar. Kejadian penyerangan berlangsung di Lingkungan Sompu, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, hingga menyebabkan korban tertancap busur di bagian belakang,” ujar Ipda Zulkarnain, Senin (3/8).

Berdasarkan hasil interogasi, MF mengaku berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih bersama rombongannya. Kelompok geng motor ini berkonvoi menggunakan 7 unit sepeda motor dengan jumlah sekitar 18 orang, menyisir wilayah Parangcalele, Pattallassang, Manjarungi, hingga ke Sompu Raya.

Polisi mengungkapkan motif di balik aksi penyerangan kelompok geng motor ini dipicu oleh rasa tidak terima atas tulisan di pagar sekolah mereka.

“Hasil interogasi sementara, pelaku dan kelompoknya melakukan penyerangan karena merasa keberatan pagar sekolahnya (SMK 3 Takalar) dicoret dengan tulisan yang mengejek kelompok mereka,” jelas Zulkarnain.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap sisa anggota geng motor lainnya serta mengejar pelaku utama yang melontarkan anak panah busur ke arah korban.

Loading

error: Content is protected !!