KabarMakassar.com — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan adanya batu di dalam karung pupuk NPK Phonska Bersubsidi ramai beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, perekam membuka kemasan pupuk dan menunjukkan benda yang disebut menyerupai batu sambil mempertanyakan kualitas isi karung pupuk.
Menanggapi video yang viral tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan seluruh produk NPK Phonska Bersubsidi yang diproduksi dan didistribusikan kepada petani telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta melalui proses pengawasan mutu yang ketat.
Regional CEO Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga kualitas pupuk bersubsidi mulai dari proses produksi hingga distribusi.
“Pupuk Indonesia berkomitmen menyediakan pupuk bersubsidi yang berkualitas bagi petani. Seluruh produk NPK Phonska Bersubsidi yang kami distribusikan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta diproduksi melalui proses pengawasan mutu yang ketat sehingga kualitasnya tetap terjaga,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Minggu (19/07).
Ia menjelaskan, setiap produk NPK Phonska Bersubsidi telah melalui serangkaian pengujian kualitas sebelum disalurkan kepada petani.
Selain itu, kemasan pupuk juga dilengkapi identitas resmi seperti Nomor Pendaftaran Pupuk (NPP), Nomor Pendaftaran Barang (NPB), Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI), serta izin edar lainnya sebagai jaminan keaslian produk.
Wisnu juga mengimbau petani agar membeli pupuk bersubsidi hanya melalui Penyalur Pupuk Terdaftar (PPTS) resmi. Langkah tersebut dinilai penting agar petani memperoleh produk yang terjamin kualitas dan keasliannya sesuai ketentuan pemerintah.
“Kami mengimbau petani membeli pupuk bersubsidi melalui PPTS resmi agar pupuk yang diterima merupakan produk resmi Pupuk Indonesia yang telah memenuhi ketentuan pemerintah,” katanya.
Pupuk Indonesia turut mengajak masyarakat yang menemukan dugaan ketidaksesuaian produk untuk segera melaporkannya melalui layanan pelanggan perusahaan. Setiap laporan, kata Wisnu, akan ditindaklanjuti dengan proses penelusuran dan pemeriksaan untuk memastikan kualitas produk yang beredar di lapangan tetap terjaga.
Video yang beredar di media sosial tersebut hingga kini memicu beragam tanggapan dari warganet. Sementara itu, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya menjaga mutu pupuk bersubsidi sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan nasional.













