KabarMakassar.com – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Makassar mengusulkan penyelenggaraan CFD Financial Day sebagai program kolaboratif untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi TPAKD bertajuk Koordinasi Pelaksanaan Pembiayaan Produktif yang Inklusif di Kota Makassar, Jumat (10/7).
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Makassar, Muhammad Amri, mengatakan program tersebut dirancang memanfaatkan momentum Car Free Day agar layanan edukasi dan akses keuangan lebih mudah dijangkau masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini kami ingin membangun komitmen bersama agar setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung,” kata Amri.
Menurutnya, CFD Financial Day diharapkan menjadi ruang edukasi keuangan yang menghadirkan berbagai layanan secara langsung kepada masyarakat. Program itu akan memberikan informasi mengenai produk keuangan formal, edukasi pengelolaan keuangan, konsultasi pembiayaan usaha, hingga akses terhadap program pemberdayaan UMKM yang disiapkan pemerintah dan lembaga jasa keuangan.
Amri menjelaskan, usulan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi pembiayaan produktif yang inklusif melalui sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, serta kalangan akademisi.
“Tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku usaha maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Selain membahas program kolaboratif, rapat koordinasi juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Di antaranya memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta mendorong lahirnya program bersama yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Selain menjadi forum berbagi perspektif, rapat koordinasi tersebut juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat sinergi antaranggota TPAKD,” jelas Amri.
Sebagai tindak lanjut, TPAKD Kota Makassar akan mengintensifkan koordinasi dengan seluruh anggota agar program-program yang telah disepakati dapat segera direalisasikan secara efektif dan berkelanjutan.
Amri optimistis penguatan kolaborasi tersebut akan menjadikan pembiayaan produktif sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tukasnya.













