kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

DPRD Sulsel Segera Panggil Kadisdik Soal Kepsek Ramai-ramai Mundur

DPRD Sulsel Segera Panggil Kadisdik Soal Kepsek Ramai-ramai Mundur
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri (Dok: KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ramai beredar di media sosial mendapat perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel.

Komisi E pun menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Sulsel untuk mengungkap fakta di balik kabar tersebut.

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri, mengatakan rapat internal telah memutuskan pemanggilan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, kepala bidang SMA dan SMK, serta sejumlah guru yang telah menandatangani surat pengunduran diri.

“RDP ini kami lakukan untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi. Kami ingin mendengar langsung penjelasan dari kepala dinas, kepala bidang, dan pihak-pihak yang terkait dengan isu tersebut,” kata Andi Tenri, Rabu (10/06).

Menurutnya, DPRD menerima banyak pertanyaan dari masyarakat setelah kabar pengunduran diri kepala sekolah itu viral. Karena itu, Komisi E merasa perlu mengambil langkah cepat sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap mitra kerja.

“Kami mendengar berbagai informasi yang berkembang, termasuk adanya dugaan kaitan dengan temuan BPK di sekolah-sekolah SMA dan SMK. Namun kami belum bisa menyimpulkan apa pun sebelum mendengar penjelasan resmi,” ujarnya.

Andi Tenri menegaskan hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi apakah ada tekanan atau permintaan tertentu yang menyebabkan para kepala sekolah mengundurkan diri. Seluruh hal tersebut akan menjadi materi pembahasan dalam RDP.

RDP terkait isu pengunduran diri kepala sekolah SMA dan SMK itu akan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/06) mendatang.

“Karena masih sebatas isu, kami ingin semuanya menjadi terang. DPRD harus responsif dan sensitif terhadap persoalan yang menjadi perhatian publik,” ungkapnya.

Selain membahas isu pengunduran diri kepala sekolah, Komisi E juga akan menggelar rapat kerja terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK bersama pihak terkait untuk melihat berbagai temuan pada Dinas Pendidikan dan mitra kerja lainnya.

Ia juga memastikan RDP tidak akan dilaksanakan tanpa kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Sulsel sebagai penanggung jawab utama.

“Tidak mungkin kami menggelar RDP kalau kepala dinas tidak hadir. Semua persoalan di sektor pendidikan tentu harus diketahui dan dijelaskan oleh penanggung jawab dinas,” tukas Andi Tenri.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, mengakui pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap seluruh kepala sekolah tingkat SMA dan SMK. Hasil evaluasi itu, kata dia, menjadi dasar dalam menentukan kelayakan seseorang untuk tetap menduduki jabatan kepala sekolah.

“Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek,” kata Andi Iqbal, Sabtu (06/6).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab munculnya informasi mengenai sejumlah kepala sekolah yang memilih mengundurkan diri dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Andi Iqbal, pengunduran diri tersebut tidak terlepas dari hasil penilaian kinerja yang dilakukan jajarannya.

error: Content is protected !!