KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.
Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan bersama Kepala BPS RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/06/2026). Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menggelar pencanangan sensus ekonomi tingkat provinsi.
Menurutnya, pelaksanaan sensus ekonomi memiliki peran strategis karena akan menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat. Data tersebut akan menjadi landasan penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah.
“Ini sangat penting karena akan memberikan data yang tentu sangat mencerminkan ekonomi masyarakat. Saya sampaikan ini bukan survei tapi ini sensus. Sensus itu akan dilaksanakan door-to-door,” ujarnya.
Andi Sudirman menilai metode pendataan secara langsung dari rumah ke rumah akan meningkatkan kualitas data yang dikumpulkan. Dengan cakupan yang lebih luas, hasil sensus diharapkan mampu menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat secara lebih akurat.
“Tentu datanya harapan kita akan menjadi sangat akurat dalam rangka pelaksanaan kebijakan,” katanya.
Ia kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung petugas sensus yang akan turun ke lapangan. Dukungan tersebut juga diharapkan datang dari kepala daerah, pimpinan instansi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Dan saya mengharapkan pada seluruh masyarakat untuk mensupport, kepala daerah mensupport, semua pimpinan instansi, untuk welcome dengan TIR, bagaimana menerima petugas-petugas resmi yang mengenakan atribut kemudian ada surat tugas dan sebagainya, terlatih,” ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya saat proses pendataan berlangsung. Kejujuran dalam memberikan data dinilai sangat menentukan kualitas hasil sensus.
“Kemudian bagaimana mengisi data sejujur mungkin, memberikan data sebaik mungkin dan apa adanya,” kata Andi Sudirman.
Menurut dia, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun proyeksi pembangunan yang lebih tepat sasaran. Hasil sensus juga dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah pada masa mendatang.
“Ini sangat baik untuk proyeksi pembangunan Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Selain itu, Andi Sudirman menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap informasi yang diberikan kepada petugas sensus. Ia memastikan kerahasiaan data responden akan dijaga sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan takut karena kerahasiaannya ini akan dijaga untuk kepentingan pemerintah dalam rangka pembangunan dan tentu bagaimana melihat potret daripada Sulawesi Selatan dari sudut ekonomi,” pungkasnya.














