KabarMakassar.com — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan dipastikan bergeser ke awal Juli 2026.
Di tengah penjadwalan ulang tersebut, peta persaingan menuju kursi Ketua DPD I Golkar Sulsel mulai mengerucut dengan hanya dua kandidat yang disebut akan bersaing.
Plt Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Arief Rosyid Hasan, mengungkapkan dinamika menjelang Musda mengarah pada pertarungan dua figur yang telah mengantongi dukungan.
“Dua kandidat akan bertarung, satu kandidat sepertinya akan memperoleh diskresi,” ujar Arief, Selasa (9/6).
Menurutnya, pelaksanaan Musda dijadwalkan berlangsung pada awal Juli setelah rencana sebelumnya mengalami penundaan. Salah satu pertimbangannya adalah ketersediaan lokasi pelaksanaan.
“Terkait Musda Golkar Sulsel, insyaallah pelaksanaan awal Juli karena Juni hotel masih penuh,” katanya.
Sebelumnya, agenda Musda direncanakan digelar setelah Idul Adha, namun harus kembali mengalami penyesuaian. Penundaan tersebut juga berkaitan dengan aktivitas pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang sedang menjalankan ibadah haji.
Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, sempat menyampaikan bahwa pembahasan teknis pelaksanaan Musda belum dapat dilakukan sebelum Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia kembali ke Tanah Air.
“Rencana hari ini baru tiba,” kata Muhidin saat dikonfirmasi pada awal Juni lalu.
Ia juga membenarkan hingga saat itu belum ada rapat lanjutan yang secara khusus membahas jadwal pelaksanaan Musda.
“Iya, belum,” singkatnya.
Musda Golkar Sulsel juga sempat dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 sebelum akhirnya mundur karena Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum DPP Partai Golkar tengah menunaikan ibadah haji.
Sementara terkait dua figur yang mendapat restu oleh Ketum Bahlil belum diumumkan secara resmi, namun beberapa nama yang telah mencuat diantaranya mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan mantan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari. Selain keduanya, nama juga kader senior Rahman Pina dan Ketua DPD II Golkar Makassar juga Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.














